Presiden Jokowi: Indonesia Mengecam Keras Pengakuan AS atas Yerusalem

Anton Suhartono · Kamis, 07 December 2017 - 11:42 WIB

Presiden Jokowi menegaskan Pemerintah Indonesia mengecam pengakuan sepihak AS bahwa Yerusalem ibu kota Israel (Foto: Reuters)

JAKARTA, iNews.id – Presiden Joko Widodo menyampaikan sikap Pemerintah Indonesia terkait penyataan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

Dalam pidatonya di Istana Bogor, Jawa Barat, Presiden Jokowi mengecam keras pengakuan sepihak AS itu.

"Indonesia mengecam keras pengakuan sepihak Amerika Serikat terhadap Yerusalem sebagai ibu kota Israel dan meminta AS mempertimbangkan kembali keputusan tersebut," kata Jokowi, Kamis (7/12/2017).

Menurut Presiden, pengakuan sepihak itu bertentangan dengan berbagai resolusi Dewan Keamanan PBB dan Majelis Umum PBB. Perdamaian antara Palestina dan Israel kini masih diupayakan.

Ironisnya lagi, AS merupakan anggota tetap PBB yang seharusnya menaati resolusi yang sudah diambil. "Ini bisa mengguncang stabilitas keamanan dunia," tegasnya.

Lebih lanjut Presiden Jokowi menegaskan bahwa posisi Indonesia tetap konsisten mendukung berdirinya negara Palestina yang berdaulat. Hal ini sejalan dengan amanat UUD 1945.

"Saya dan rakyat Indonesia, kita semuanya, tetap konsisten, untuk terus bersama rakyat Palestina dalam memperjuangkan kemerdekaan dan hak-haknya sesuai dengan amanah Pembukaan UUD 1945," ujarnya.


Editor : Anton Suhartono

KOMENTAR