11 Perusahaan Beraset Jumbo Antre IPO di BEI hingga Akhir 2023

Dinar Fitra Maghiszha
Terdapat 27 perusahaan yang akan IPO di Bursa Efek Indonesia (BEI), termasuk 11 perusahaan beraset jumbo yang memiliki klasifikasi aset di atas Rp250 miliar. (Foto: SINDOnews)

JAKARTA, iNews.id - Aktivitas pencatatan saham perdana atau initial public offering (IPO) di pasar modal terus mengalami pertumbuhan. Hingga akhir pekan ini, sebanyak 73 emiten melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI).

"Per 13 Oktober telah tercatat 73 perusahaan yang mencatatkan sahamnya dengan dana dihimpun sebesar Rp53,1 triliun," ujar Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna kepada wartawan dikutip, Sabtu (14/10/2023).

Angka penghuni baru bursa berpeluang kembali meningkat. Pasalnya, masih terdapat antrean perusahaan yang akan IPO, termasuk 11 perusahaan beraset jumbo yang memiliki klasifikasi aset di atas Rp250 miliar.

Berdasarkan data mingguan BEI, Jumat (13/10/2023), bursa juga bakal menerima 15 calon emiten dengan aset skala menengah antara Rp50 miliar hingga Rp250 miliar. Adapun terdapat 1 korporasi beraset kecil atau di bawah Rp50 miliar.

Dengan begitu, total jumlah calon emiten yang berada dalam pipeline listing mencapai 27 perusahaan tercatat. Dari angka tersebut, ada 4 perusahaan yang masing-masing berasal dari sektor infrastruktur, energi, konsumer siklikal, nonsiklikal, dan bahan baku.

Selanjutnya, 3 korporasi berturut-turut datang dari sektor teknologi, dan industri. Lalu, terdapat 1 perusahaan yang berasal dari sektor kesehatan.

Sebagai catatan bahwa hingga pekan yang berakhir pada 13 Oktober 2023, lantai pencatatan bursa kedatangan 5 perusahaan baru. Mereka adalah PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), PT Pulau Subur Tbk (PTPS), PT Lovina Beach Brewery Tbk (STRK), PT Koka Indonesia Tbk (KOKA), dan PT Logisticsplus International Tbk (LOPI).

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

BEI Luncurkan Fitur Repo SBSN, Transaksi Sukuk Negara Kini Makin Mudah

57 tahun lalu

IHSG Sepekan Melemah 0,35 Persen, Kapitalisasi Pasar Menyusut Jadi Rp10.287 Triliun

57 tahun lalu

Cegah PHK, Said Iqbal Minta Danantara Suntik Modal ke Perusahaan yang Nyaris Bangkrut

57 tahun lalu

Sita Aset Hanania Group, Polda Metro: Bisa untuk Berangkatkan Jemaah Kembali

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal