JAKARTA, iNews.id - Pemerintah mendorong pengembangan ekosistem perdagangan karbon terkait dengan implementasi energi hijau melalui dekarbonisasi. Terkait dengan itu, ada 7 BUMN yang disebut-sebut berpotensi mengembangkan ekosistem perdagangan karbon.
Ke-7 BUMN tersebut merupakan perusahaan yang menghasilkan emisi karbon dan berkontribusi dalam NDC sektoral, yaitu:
1. Perum Perhutani pada sektor kehutanan
2. PT Pertamina (Persero) dan PT PLN (Persero) pada sektor energi
3. PT Semen Indonesia (Persero), PT Pupuk Indonesia, dan MIND ID pada sektor industri
4. PTPN III (Persero) pada sektor pertanian
Direktur Utama PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero), Rudiyanto, mengatakan selain mampu berkontribusi pada ekosistem perdagangan karbon, itu dibutuhkan juga peran utama BUMN pada lembaga verifikasi dan validasi.
Menurut dia, langkah itu untuk mendukung kegiatan seperti pengukuran dan inventori data emisi karbon, pengelolaan dokumen pengembangan proyek rendah karbon, serta pengembangan teknologi rendah emisi, dimana BUMN yang dapat berperan sebagai lembaga konsultan, verifikasi, validasi dan pendukung pasar karbon adalah Holding BUMN Jasa Survey atau ID Survey dan PT Energy Management Indonesia (EMI).