Anak Buah Sri Mulyani: Silakan Kritik Sekencang Mungkin, Asal Bayar Pajak

Michelle Natalia
Staf Khusus Sri Mulyani mempersilakan orang mengkritik asal taat bayar pajak (iNews.id)

JAKARTA, iNews.id - Staf Khusus Menteri Keuangan (Menkeu) bidang Komunikasi Strategis, Yustinus Prastowo mengatakan masyarakat bebas mengkritik, asal sudah membayar pajak. Sebab, Indonesia adalah negara demokrasi.

Menurutnya, sebagai negara demokrasi setiap orang diberikan kebebasan berpendapat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. 

"Di negara demokrasi itu hebatnya meski kita diberi fasilitas, insentif, bayar pajak, kita tetap dapat mengkritik pemerintah. Itu enaknya, jadi silakan mengkritik sekencang mungkin asal sudah bayar pajak," ujar Yustinus dalam agenda Bank BTPN Economic Outlook 2024 di Jakarta, Rabu (22/11/2023). 

Bahkan, dia berkelakar semakin besar pajak yang dibayarkan, maka diperbolehkan juga semakin keras kritiknya.

"Semakin gede bayar pajaknya, kritiknya ya boleh semakin keras," tutur dia.

Dalam kesempatan tersebut, dia juga kembali menekankan peran APBN dalam menjaga perekonomian nasional, terlebih pada fungsinya sebagai stabilisator ekonomi dan alokator sumber daya. 

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
2 hari lalu

Kemenkeu Siapkan Perpres Pengalihan Pengadilan Pajak ke MA, Target Selesai Akhir Tahun

2 hari lalu

Pajak Kurang Rp750 Triliun, DJP Kejar Target Rp2.357 Triliun hingga Akhir 2026

2 hari lalu

DJP Kejar Sisa Target Pajak Rp750 Triliun hingga Akhir 2026, Bidik E-Commerce hingga Migas

4 hari lalu

Anggaran BGN Dipangkas Rp38 Triliun, Kini Jadi Rp229 Triliun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal