Antisipasi Harga Telur Naik Tinggi, Pemerintah Bakal Subsidi Ongkos Angkut

Advenia Elisabeth
Antisipasi harga telur naik tinggi, pemerintah bakal subsidi ongkos angkut. (Foto: Dok)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan (Mendag Zulhas) mengatakan, tingginya harga telur saat ini terjadi karena meningkatnya permintaan. Agar tidak semakin tinggi, pemerintah bakal menanggung ongkos angkut telur ke daerah-daerah,

Adapun harga telur ayam ras secara nasional saat ini tercatat mencapai Rp31.250 per kilogram (kg). 

"Memang naik sedikit (telur ayam) karena permintaannya naik. Ngerem permintaan kan enggak bisa," kata dia di Kementerian Perdagangan, Jakarta, Kamis (15/12/2022).

Untuk mengatasi kenaikan harga telur yang kemungkinan bisa lebih tinggi lagi, pemerintah berencana memberikan ongkos angkut. 

"Jadi kalau tinggi sekali mungkin paling nanti ongkosnya kita tanggung sehingga harganya enggak naik," ujarnya. 

Contohnya, seperti pengiriman telur ayam dari Britar, Jawa Timur ke daerah-daerah luar Pulau Jawa, yang ongkosnya tinggi, itu akan ditanggung pemerintah. 

"Intinya kalau mahal, kita subsidi ongkosnya. Jadi enggak usah khawatir," ujarnya.

Editor : Jujuk Ernawati
Artikel Terkait
7 hari lalu

Kemenkeu Kucurkan Rp331,1 Triliun untuk Bayar Subsidi dan Kompensasi, Naik 52,1 Persen

7 hari lalu

Pramono Targetkan Proyek LRT Jakarta Manggarai-Dukuh Atas Dimulai Januari 2027

22 hari lalu

Pramono bakal Evaluasi Tarif LRT Jakarta usai Flat Rp5.000: agar Subsidi Tak Terlalu Berlebihan

1 bulan lalu

Purbaya Ungkap Rencana Pembatasan Pertalite, Warga Desil 10 Jadi Sasaran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal