Bank Dunia Sebut Harga Beras RI Termahal di ASEAN, Ini Penjelasan Bapanas

Tangguh Yudha
Bapanas menyebut bahwa tingginya harga beras di Indonesia tidak lepas dari biaya produksi yang tinggi. (Foto: Dok. MNC Portal)

JAKARTA, iNews.id - Bank Dunia menyebut bahwa harga beras di Indonesia lebih tinggi dibandingkan dengan negara-negara ASEAN. Perbedaan harganya bahkan mencapai 20 persen.

Menanggapi hal tersebut, Direktur Distribusi dan Cadangan Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas), Rachmi Widiriani menyebut bahwa tingginya harga beras di Indonesia tidak lepas dari biaya produksi yang tinggi. Dia menegaskan bahwa pemerintah terus berusaha untuk meningkatkan keuntungan para petani.

"Beras dalam negeri kalau kita perhatikan memang tinggi, petani juga berhak mendapatkan keuntungan dan saat ini sebetulnya saat yang bahagia bagi petani karena harga gabah mereka dibeli di atas HPP," kata Rachmi dalam acara Indonesia International Rice Conference di Nusa Dua, Bali, dikutip, Jumat (20/9/2024).

"Jadi, kita juga lihat NTP (nilai tukar pertani) petani khususnya tanaman pangan sangat bagus. Artinya, pemerintah harus hadir di tengah tengah, petani dapat harga bagus, konsumen juga dapat mengakses beras dengan harga terjangkau tapi dengan kualitas yang baik," tuturnya.

Selain itu, Rachmi mengatakan bahwa tingginya harga beras bisa diantisipasi dengan pemakaian benih yang unggul. Benih berkualitas baik disebutnya bisa menjadi pengungkit produktivitas petani yang pada akhirnya bisa memberikan penghasilan yang lebih layak.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
20 jam lalu

RI Butuh 15.105 Kapal hingga 2029, Baru Ada 5.492 Unit yang Tersedia

2 hari lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat ke Rp17.899 per Dolar AS, Ini Pendorongnya

4 hari lalu

Prabowo Ingatkan TNI Tak Boleh Jauh dari Rakyat: Jiwa dan Ragamu Milik Indonesia!

8 hari lalu

Indonesia Buka Peluang Investasi Energi Surya 100 GWp, Investor AS Dibidik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal