JAKARTA, iNews.id – Di tengah tren fashion yang terus berubah, item basic tetap menjadi elemen penting dalam setiap lemari pakaian. Kaos, kemeja, cardigan polos hingga celana atau sepatu dengan model dan pilihan warna yang netral, sering disebut sebagai ‘must-have basic item’.
Hal ini karena barang-barang tersebut mampu dipakai berulang kali, fleksibel untuk dipadukan dengan berbagai gaya, dan tetap relevan untuk berbagai situasi. Meski terlihat sederhana, basic item justru menjadi penentu kenyamanan, serta penunjang dalam sebuah gaya.
Cotton Well, brand lokal yang dikenal dengan produk pakaian pria untuk sehari-hari. Tidak hanya memproduksi dan menjual pakaian yang nyaman, tetapi juga berkualitas.
Pemilik Cotton Well, Ardian Lawkito mengatakan pada pertengahan 2020, dia dan pasangan melihat adanya pergerakan pasar cukup besar khususnya dalam cara masyarakat berbelanja. Berbekal pengalaman, serta rekanan supplier bahan dan produksi, dia mengawali langkah secara sederhana, yaitu dari rumah, dengan skala produksi terbatas dan fokus terhadap kebutuhan yang paling relevan pada saat itu.
"Dari situ, kami mulai mematangkan visi dan memutuskan untuk mengubah nama menjadi Cotton Well yang berfokus pada produk pakaian pria yang mengutamakan kenyamanan dan fungsionalitas. Tidak pernah menyangka bisa sampai di titik ini, di mana Cotton Well terus bertumbuh dan semakin memperluas jangkauan bersama Shopee," katanya.
Respon pasar yang positif dengan pesanan yang masuk secara stabil menjadi titik awal pengambilan keputusan untuk serius membangun brand yang diberi nama Cotton Well. Sejak saat itu, tidak hanya nama yang berganti, tetapi Ardian mulai memperkenalkan berbagai produk lainnya.
Mengusung konsep basic bukan berarti menurunkan sebuah standar, melainkan menghadirkan kualitas yang konsisten untuk menemani keseharian. Inilah yang menjadi prinsip Cotton Well hingga saat ini.
“Kami sadar bahwa industri ini memiliki persaingan yang cukup ketat. Tapi kami tetap optimistis untuk terus maju dan up to date dengan tren fashion terbaru. Akan tetapi semua ide tersebut akan disaring dan kami sangat berusaha untuk menjaga jati diri dari brand kami agar bisa terus konsisten menyuguhkan produk-produk yang sesuai dengan karakter kami,” katanya.