Cerita Sri Mulyani saat Dunia Hadapi Shock Terburuk di Perekonomian

Michelle Natalia
Sri Mulyani menceritakan saat dunia hadapi shock terberat di perekonomian (iNews.id)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani mengatakan ada secercah harapan untuk tetap optimistis pada perekonomian 2024. Selama 15 bulan suku bunga di negara-negara maju naiknya luar biasa ekstrem. 

Jika berbicara soal suku bunga The Fed, naiknya melebihi 500 basis poin hanya dalam waktu kurang dari 12 bulan.

"Suatu perekonomian yang diberikan syok begitu besar hingga menaikkan suku bunga begitu drastis biasanya tidak bertahan, biasanya dia melemah atau bisa resesi. Eropa juga sama, yang tadinya suku bunganya negatif atau nol, kenaikannya 400 basis poin," ujar dia dalam Seminar Nasional Outlook Perekonomian di Jakarta, Jumat (22/12/2023).

Sehingga, kedua mesin ekonomi dunia itu mengalami perlambatan. Namun, untuk AS, muncul suatu harapan karena resiliensi perekonomiannya hingga akhir tahun ini.

"Maka perekonomian terbesar dunia setidaknya bisa bertahan dengan kenaikan suku bunga yang begitu besar juga. Sementara China di sisi lain menghadapi masalah yang cukup struktural," tuturnya.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
4 hari lalu

BPS Buka Suara soal Heboh Desil Warga Berubah: Semua Data Itu Dinamis

5 hari lalu

Harbolnas 2026 Bidik Transaksi Rp40 Triliun, Airlangga: Dorong Ekonomi Kuartal IV

9 hari lalu

Ekonom Soroti Pengetatan RAPBN 2027, Defisit Turun tapi Utang Naik

15 hari lalu

Kekayaan Elon Musk Lampaui PDB 5 Negara Afrika, Begini Perbandingannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal