Chatib Basri Sebut Indonesia Bukan Negara Miskin

Rully Ramli
Mantan Menteri Keuangan, Chatib Basri. (Foto: iNews.id/Rully Ramli)

JAKARTA, iNews.id - Calon Presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto mengatakan pendapatan per kapita riil Indonesia hanya 1.300 dolar AS per tahun, sehingga bisa dikategorikan sebagai negara miskin. Namun, faktanya pendapatan per kapita Indonesia saat ini sekitar 4.000 dolar AS.

Pengamat ekonomi, Chatib Basri menegaskan, status negara miskin atau tidak ditentukan pendapatan per kapita. Dengan begitu, kata dia, seharusnya dengan ukuran yang jelas, status itu tidak perlu diperdebatkan lagi.

"Negara miskin atau tidak, enggak usah debat. Kalau pendapatan per kapita di bawah 995 dolar AS tergolong miskin (lower), 995-3.800 dolar AS lower middle, di atas 3.800 dolar AS upper middle. Indonesia hampir 4000 dolar AS jadi kita antara lower dengan upper middle," kata Chatib di Jakarta, Selasa (22/1/2019).

Selain itu, Menteri Keuangan periode 2013-2014 itu menyebut, kondisi ekonomi Indonesia cukup stabil. Pasalnya, pertumbuhan ekonomi tetap bertahan di kisaran 5 persen.

"Negara lain struggle (berjuang) tumbuh di atas 3 persen, Indonesia tumbuh 5 persen, mereka ngiri, kok kita tetap bisa tumbuh 5 persen," ujarnya.

Chatib yakin ekonomi Indonesia akan lebih baik dengan situasi yang stabil. Yang jelas, kata dia, perubahan ke arah yang lebih baik bisa dilihat tidak dalam tahunan, tapi dalam rentang yang lebih panjang.

"Masa depan begitu cerah. Saya beberapa bulan lalu ketemu orang Malaysia, bilang Februari dateng ke sini mau nonton Phill Collins (musisi pop rock). 10 tahun lalu enggak mungkin, sekarang bisa," tuturnya.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
Nasional
20 jam lalu

Purbaya Janji Selesaikan Hambatan Investasi, Kejar Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen

Nasional
2 hari lalu

Purbaya Respons Kritik Pertumbuhan Ekonomi 5,61 Persen: Jelek-Tinggi Ribut, Maunya Apa?

Bisnis
5 hari lalu

Perkuat Ketahanan Energi Nasional, Pertamina Jajaki SLB sebagai Mitra Teknologi

Nasional
6 hari lalu

Purbaya Yakin Ekonomi RI Tumbuh Dekati 6 Persen di Akhir 2026: Kita Dorong Terus!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal