Cicit Usaha Astra Ambil Alih Tambang Emas Martabe Senilai Rp17 Triliun

Rahmat Fiansyah
Astra International. (Foto: Astra)

JAKARTA, iNews.id – PT Danusa Tambang Nusantara dikabarkan sepakat membeli tambang emas Martabe senilai Rp1,21 miliar dolar Amerika Serikat (AS) atau setara Rp16,94 triliun (kurs Rp14.000 per dolar AS).

Dikutip dari Reuters, Kamis (9/8/2018), Danusa membeli tambang yang berlokasi di Sumatera Utara tersebut dari konsorsium yang dipimpin EMR Capital, perusahaan asal Australia.

EMR diketahui memiliki saham dalam konsorsium sebesar 61,4 persen, Farallon Capital 20,6 persen, Martua Sitorus 11 persen, serta Robert dan Michael Hartono 7 persen.

Sebelumnya, konsorsium tersebut membeli tambang itu dari PT Agincourt Resources pada 2015 senilai 775 juta dolar AS atau sekitar Rp10 triliun. CEO & Managing Director EMR, Jason Chang mengatakan, sejak diakuisisi konsorsium, cadangan emas di Martebe naik dua kali lipat dan biaya produksi juga terus turun.

Danusa merupakan cicit usaha PT Astra International Tbk. Perusahaan tambang ini dibentuk oleh anak usaha PT United Tractors Tbk, PT Pamapersada Nusantara pada tahun 2015 lalu.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
Bisnis
2 tahun lalu

Astra International Bukukan Laba Bersih Rp15,85 Triliun di Semester I 2024

Bisnis
2 tahun lalu

Astra Financial Bukukan Laba Bersih Rp2,1 Triliun di Kuartal I 2024, Naik 12 Persen

Bisnis
2 tahun lalu

Perkuat Segmen Otomotif, Astra International Bakal Garap Bisnis Kendaraan Listrik

Bisnis
2 tahun lalu

Gelar RUPST, Astra International Tunjuk Eks Menkeu Bambang Brodjonegoro jadi Komisaris Independen

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal