Di Depan Delegasi G20, Sri Mulyani Tegaskan Dunia Tak Butuh Perang

Michelle Natalia
Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati. (Foto: Reuters)

NUSA DUA, iNews.id - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menegaskan bahwa perang merupakan sesuatu yang sama sekali tidak dibutuhkan dunia pada saat ini. Menurutnya, negara-negara lebih membutuhkan jembatan dan koneksi. 

"Justru sekarang semua negara G20 harus bersatu dan membangun lebih banyak koneksi, bukan membangun tembok dan menciptakan perang," ujar Sri Mulyani dalam Finance Ministers and Central Bank Governors (FMCBG) G20 di Nusa Dua, Bali, Jumat (15/7/2022).

Sri Mulyani menambahkan, Indonesia sebagai Presidensi G20 sudah berusaha keras untuk menjembatani masalah berbagai negara anggota. Hanya saja, di tengah upayanya dalam memberikan konsultasi dan berkomunikasi dengan negara-negara yang bermasalah, malah negara seperti Rusia menciptakan situasi perang.

"Indonesia akan terus berdiskusi tanpa henti, menjangkau komunikasi, dan berkonsultasi mencari saran. Agar kami terus membangun jembatan dan jangan ada yang membangun tembok atau malah menciptakan perang," kata dia.

Pernyataan yang keras nan tegas ini mengarah terhadap delegasi Rusia yang juga turut hadir secara fisik di dalam FMCBG di Bali, yang diwakili oleh Wakil Menteri Keuangan Rusia Timur Maksimov.

Dia menegaskan bahwa semua negara anggota G20 harus memperkuat semangat multilateralisme dan perlu membangun jaring pengaman untuk kerjasama di masa depan, juga harus memperkuat komitmen untuk kemakmuran global bersama.

"Kami sangat menyadari bahwa kami bisa bekerja sama lebih dari yang kami mampu. Konsekuensi kemanusiaan bagi dunia dan terutama bagi banyak negara berpenghasilan rendah akan menjadi bencana besar," ucapnya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Harga Minyak Dunia Turun usai Selat Hormuz Dibuka Lagi, Dekati Level Sebelum Perang AS-Iran

57 tahun lalu

Prabowo Yakin RI Aman saat Perang-Selat Hormuz Ditutup: Kita Percaya Diri Mampu Atasi

57 tahun lalu

Siap-Siap! Harga Emas Diproyeksi Naik ke Rp2,79 Juta per Gram Pekan Ini

57 tahun lalu

Said Iqbal Ungkap Ribuan Pekerja di Jabar hingga Jatim Terancam PHK, Ada Apa?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal