Erick Thohir Angkat Sekretaris Menteri-Mantan Pejabat KPK Jadi Komisaris PLN

Suparjo Ramalan
Menteri BUMN Erick Thohir angkat sekretaris menteri hingga mantan pejabat KPK jadi komisaris PLN. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir merombak jajaran komisaris PT Perusahaan Listrik Negara (PLN). Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PLN melalui Keputusan Menteri BUMN Nomor SK-239/MBU/07/2021, pemegang saham mengangkat dan menetapkan Susiwijono Moegiarso, Heru Winarko, dan Alex Iskandar Munaf sebagai Komisaris PLN. 

Adapun Susiwijono Moegiarso saat ini menjabat sebagai Sekretaris Menko Perekonomian. Sedangkan Heru Winarko adalah purnawirawan polisi yang sempat menjabat sebagai Deputi Penindakan KPK pada 2015 dan Kepala BNN di 2018.

Sementara itu, RUPS perseroan juga memberhentikan dengan hormat Ilya Avianti, Murtaqi Syamsuddin, Deden Juhara, dan Mohammad Rudy Salahuddin sebagai komisaris PLN. Dengan perubahan tersebut, maka susunan Komisaris PLN menjadi:

Amien Sunaryadi: Komisaris Utama/Komisaris Independen
Suahasil Nazara: Wakil Komisaris Utama
Mohamad Ikhsan: Komisaris
Rida Mulyana: Komisaris
Dudy Purwagandhi: Komisaris
Eko Sulistyo: Komisaris
Ardan Adiperdana: Komisaris
Susiwijono Moegiarso: Komisaris
Heru Winarko: Komisaris Independen 
Alex Iskandar Munaf: Komisaris Independen 

"Keluarga Besar PLN mengucapkan selamat bertugas dan akan mendukung penuh Susiwijono Moegiarso, Heru Winarko dan Alex Iskandar Munaf sebagai Komisaris PLN. Serta menyampaikan terima kasih atas dedikasi yang telah diberikan oleh Ilya Avianti, Murtaqi Syamsuddin, Deden Juhara dan Mohammad Rudy Salahuddin," kata Executive Vice President Komunikasi Korporat dan CSR PLN Agung Murdifi, Jumat (16/7/2021). 

Dia menuturkan, pergantian komisaris merupakan hal yang biasa terjadi dan bagian dari upaya meningkatkan kinerja perusahaan. PLN terus berkomitmen untuk melakukan transformasi guna memberikan pelayanan yang terbaik dan prima bagi seluruh pelanggan di Tanah Air.

Editor : Jujuk Ernawati
Artikel Terkait
Nasional
3 jam lalu

KPK Lelang Barang Rampasan Korupsi, Raup Rp10,9 Miliar

Nasional
18 jam lalu

Eks Sekretaris MA Nurhadi Bantah Terima Gratifikasi dan TPPU, Siap Diazab Allah jika Berdusta

Nasional
22 jam lalu

KPK Minta Maaf usai Bikin Gaduh Pengalihan Tahanan Rumah Yaqut, Bantah Sembunyi-Sembunyi

Nasional
23 jam lalu

KPK Dapat Info ASN Pakai Mobil Dinas saat Lebaran, Minta Kepala Daerah Evaluasi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal