Gaikindo Sebut Pajak Mobil 0 Persen untuk Selamatkan 1,5 Juta Pekerja Otomotif

Fadel Prayoga
Proses perakitan mobil. (Foto: ilustrasi/AFP)

JAKARTA, iNews.id - Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menanti keputusan pemerintah soal pembebasan pajak mobil baru. Kebijakan tersebut dinilai dapat menyelamatkan industri otomotif.

Sekretaris Umum Gaikindo, Kukuh Kumara mengatakan, pajak mobil baru 0 persen bukan hanya soal penjualan, melainkan orang-orang yang terlibat dalam industri.

"Penjualan itu hanya sebagian kecil aja, bukan tujuan utamanya. Sekitar 1,5 juta orang bekerja di situ. Nah, kalau industri jalan, orang mendapatkan upah," kata Kukuh saat dihubungi, Rabu (30/9/2020).

Dia menilai, pekerja di industri otomotif perlu tetap bekerja dengan upah normal. Dengan begitu, mereka nantinya dapat berkontribusi bagi pemulihan ekonomi. Sebaliknya, kalau mereka menganggur, ekonomi berjalan lamban.

"Kalau 1,5 juta orang bergaji itu akan menggerakkan ekonomi," ujarnya.

Dia berharap usulan tersebut segera disahkan Kementerian Keuangan. Dengan begitu, penjualan mobil pun terus meningkat hingga tahun depan.

"Kita sangat berrterimakasih bahwa pemerintah melihat dan muncul usulan bahwa ada relaksasi pajak kendaraan. Karena kalau itu diturunkan, biaya yang dikeluarkan sama konsumen menurun, akan mendorong peningkatan penjualan kendaraan," kata Kukuh.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
Nasional
22 jam lalu

Penjualan Mobil di Indonesia Februari 2026 Meroket di Tengah Konflik Timur Tengah, Ini Faktornya

Mobil
21 jam lalu

Daftar 10 Mobil Terlaris Februari 2026: Suzuki Carry Pick-Up Bikin Kejutan Kalahkan Kendaraan Penumpang

Mobil
15 hari lalu

Agrinas Ungkap Harga Mobil Produksi Dalam Negeri 25 Persen Lebih Mahal dari India, Begini Kata Gaikindo

Makro
16 hari lalu

Ekonom Desak Rencana Impor 105 Ribu Pikap dari India Dibatalkan, Dinilai Ancam Industri Otomotif Nasional

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal