Harga Minyak Mentah Turun di Tengah Kekhawatiran Suku Bunga AS

Aditya Pratama
Harga minyak mentah turun pada pembukaan perdagangan hari Selasa karena investor mengantisipasi inflasi dan suku bunga AS. (Foto: Reuters)

JAKARTA, iNews.id - Harga minyak mentah turun pada pembukaan perdagangan hari Selasa (21/5/2024). Penurunan ini karena investor mengantisipasi inflasi Amerika Serikat (AS) yang berkepanjangan dan suku bunga yang lebih tinggi akan menekan permintaan konsumen dan industri.

Mengutip Reuters, minyak mentah berjangka Brent turun 44 sen atau 0,53 persen menjadi 83,27 dolar AS per barel. Kemudian, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS turun 51 sen atau 0,64 persen menjadi 79,29 dolar AS per barel.

Kedua benchmark tersebut turun kurang dari 1 persen pada hari Senin karena pejabat Federal Reserve (The Fed) mengatakan bahwa mereka sedang menunggu lebih banyak tanda-tanda perlambatan inflasi sebelum mempertimbangkan penurunan suku bunga.

"Kekhawatiran melemahnya permintaan menyebabkan penjualan karena prospek penurunan suku bunga The Fed semakin jauh," ucap Analis di Fujitomi Securities, Toshitaka Tazawa.

Wakil Ketua The Fed, Philip Jefferson menuturkan, masih terlalu dini untuk mengatakan apakah perlambatan inflasi akan bertahan lama. Sementara, Presiden The Fed Atlanta, Raphael Bostic menyebut akan memakan waktu cukup lama bagi bank sentral untuk yakin bahwa perlambatan pertumbuhan harga dapat berkelanjutan.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
11 jam lalu

Kerja Pemerintah Pascabencana Berbuah Hasil: Inflasi di Aceh, Sumut dan Sumbar Berbalik Deflasi

Bisnis
2 hari lalu

Ekonom Ungkap Inflasi Januari 2026 Bukan Dipicu Lonjakan Harga, Ini Penjelasannya

Nasional
2 hari lalu

RI Deflasi 0,15 Persen di Januari 2026 gegara Makanan-Minuman dan Tembakau

Nasional
7 hari lalu

Pemerintah Siapkan Diskon Transportasi hingga Bansos Beras untuk Jaga Inflasi Jelang Lebaran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal