Indonesia Selidiki Lonjakan Impor Karpet dari China

Suparjo Ramalan
Karpet. (Foto: Okezone)

JAKARTA, iNews.id - Komite Pengamanan Perdagangan Indonesia (KPPI) di bawah Kementerian Perdagangan memulai penyelidikan atas lonjakan impor karpet dan penutup tekstil lainnya. Penyelidikan tersebut dimulai 10 Juni 2020.

Ketua KPPI, Mardjoko mengatakan, penyelidikan dilakukan setelah adanya permohonan dari Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) pada 5 Juni lalu.

"Dari bukti awal permohonan yang diajukan API, KPPI menemukan adanya lonjakan jumlah impor karpet dan penutup lantai tekstil lainnya. Selain itu, terdapat indikasi awal mengenai kerugian serius atau ancaman kerugian serius yang dialami industri dalam negeri sebagai akibat lonjakan impor tersebut," katanya, Jumat (12/6/2020).

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), volume impor karpet dan penutup tekstil lainnya melonjak tajam dalam tiga tahun terakhir. Kenaikan terutama berasal dari China.

Pangsa pasar China untuk produk karpet dan penutup tekstil lainnya mencapai 63,4 persen pada 2019. Porsi itu terus meningkat dari 2018 sebesar 56,1 persen dan 2017 sebesar 50,2 persen.

Mardjoko menyebut, industri dalam negeri dirugikan. Hal itu tercermin dari penurunan keuntungan secara berkala akibat turunnya volume produksi dan penjualan domestik, meningkatnya volume persediaan akhir alias barang tak terjual, menurunnya kapasitas terpakai, berkurangnya tenaga kerja, dan menurunnya pangsa pasar industri dalam negeri.

"KPPI mengundang semua pihak yang berkepentingan untuk mendaftarkan sebagai pihak-pihak yang berkepentingan selambat-lambatnya 15 hari sejak tanggal pengumuman ini," ujar Mardjoko.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kemendag Terbitkan 3 Aturan Pelaksanaan Ekspor Komoditas SDA Lewat DSI

57 tahun lalu

Luar Biasa! Rumah Hafiz Al-Qur'an di Kemayoran Tetap Berdiri Kokoh usai Kebakaran Hebat 

57 tahun lalu

Kejagung Ungkap Peran Eks Anggota Ombudsman Yeka Hendra dalam Kasus Perintangan Penyidikan

57 tahun lalu

Kemendag Siapkan Penyesuaian HET Minyakita, bakal Naik?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal