Industri Penerbangan Rugi Rp1.230 Triliun, American Airlines PHK 19.000 Karyawan

Djairan
Pesawat American Airlines. (Foto: AFP)

FORT WORTH, iNews.id - Maskapai penerbangan terbesar di dunia, American Airlines akan melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) kepada 19.000 karyawan pada Oktober 2020. Hal ini seiring bantuan pemerintah Amerika Serikat (AS) untuk melindungi para pekerja terdampak Covid-19 akan berakhir pada September nanti.

Maskapai penerbangan yang berbasis di Fort Worth, Texas itu mengatakan, pemangkasan ini akan membuat jumlah tenaga kerjanya menyusut 30 persen di tiga bulan terakhir. Keputusan PHK terpaksa dilakukan di tengah peringatan Covid-19 akan menyebabkan kerugian maskapai penerbangan dunia hingga lebih dari 84 miliar dolar AS (Rp1.230 triliun) tahun ini.

"Ini adalah keputusan tersulit yang harus kami lakukan sejauh ini, pengumuman pemangkasan staf akan dimulai 1 Oktober nanti. Kita harus bersiap menghadapi kemungkinan, bahwa pemerintah tidak akan bisa terus menerus membantu industri penerbangan," ujar CEO American Airlines Group, Doug Parker dikutip dari BBC pada Rabu (26/8/2020).

Maskapai penerbangan besar lainnya juga telah berencana melakukan PHK besar-besaran, akibat dari kemerosotan perjalanan udara beberapa bulan terakhir seperti United Airlines, yang berencana memangkas hingga 36.000 pekerja. Sedangkan Lufthansa Jerman akan memangkas 22.000 posisi, lalu British Airways juga akan memangkas 12.000 pekerja.

Dalam memberikan stimulus sebesar 25 miliar dolar AS (Rp365,8 triliun), pemerintah AS melarang maskapai penerbangan melakukan PHK hingga 30 September 2020. Namun, serikat pekerja dan operator penerbangan terus mendesak anggota parlemen AS untuk memperpanjang bantuan tersebut hingga Maret 2021.

American sendiri telah menerima 5,8 miliar dolar AS (Rp84,8 triliun) dari program bantuan tersebut. Baru-baru ini pihak maskapai mengumumkan akan menangguhkan rute perjalanan ke 15 bandara kecil di AS karena permintaan perjalanan yang rendah, sedangkan jumlah penumpang hanya berkisar 50 persen dari kapasitas hingga akhir tahun 2020.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
13 hari lalu

Airlangga Ungkap Jumlah Orang Bekerja Lebih Banyak daripada PHK, Ini Data Terbarunya

13 hari lalu

Menperin Ungkap Penyebab PHK 178 Buruh di Cimahi, Ternyata Ini Biang Keroknya

13 hari lalu

Pabrik Garmen 30 Tahun di Cimahi Tutup Permanen, Ratusan Buruh Kena PHK Massal

27 hari lalu

Usai Dimediasi Polri-Kemnaker, 134 Buruh yang di-PHK PT Amos Dapat Pesangon Rp12,7 Miliar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal