Ini yang Terjadi Jika Kendaraan Anda Belum Daftar MyPertamina

Mochamad Rizky Fauzan
Warga meminta bantuan petugas di posko Pertamina untuk mendaftar MyPertamina sebagai penerima BBM bersubsidi Pertalite dan Biosolar. (Foto: Darmawan Hadi)

JAKARTA, iNews.id - Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) menargetkan pembatasan pembelian bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite dan Solar akan diberlakukan pada September 2022.

Saat ini, pemerintah masih menggodok revisi Peraturan Presiden (Perpres) 191/2014 tentang Penyediaan, Pendistribusian, dan Harga Jual Eceran Bahan Bakar Minyak (BBM). 

Anggota Komite BPH Migas, Saleh Abdurrahman, menyampaikan sembari menunggu terbitnya revisi Perpres Nomor 191 Tahun 2014, masyarakat dapat mendaftarkan kendaraan roda empatnya yang berhak menerima BBM jenis Pertalite dan Solar di website subsiditepat.MyPertamina.

"Proses pendaftaran mudah, jika tidak punya akses internet, atau misalnya tidak punya hp, setiap isi spbu bisa dibantu oleh petugas SPBU," kata Saleh saat dihubungi MNC Portal, Minggu (7/8/2022).

Menurut dia, jika tidak segera mendaftar, maka  konsumen yang belum mendaftarkan kendaraannya tidak diperkenankan mengkonsumsi Pertalite ketika aturan pembatasan diberlakukan. Sehingga ia menghimbau sekali lagi agar masyarakat dapat mulai mendaftar, terutama bagi yang berhak.

"Kalau sudah berlaku aturan baru, setiap isi bensin adalah untuk yang berhak mengkonsumsi yang terverifikasi setelah registrasi subsidi tepat," ujar Saleh.

Dia menuturkan, dalam sosialisasi kebijakan baru, setidaknya perlu sosialisasi secara masif dengan melibatkan beberapa pihak. Misalnya seperti keterlibatan Himpunan Wiraswasta Minyak dan Gas (Hiswana Migas), pemerintah daerah dan Korlantas agar program registrasi kendaraan di website subsiditepat MyPertamina untuk kendaraan roda empat yang berhak mendapatkan Pertalite dan Solar subsidi dapat lebih cepat.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
Nasional
3 hari lalu

Bahlil Pastikan Harga BBM Pertalite Cs Tak Naik di Tengah Gejolak Global: Masih Tetap Sama

Nasional
4 hari lalu

Pakar Energi Prediksi Harga Pertalite Naik Jadi Rp11.500 demi Tekan Defisit APBN

Nasional
5 hari lalu

BPH Migas Jamin Pasokan BBM Nasional Aman pada Arus Balik Lebaran 2026

Internasional
22 hari lalu

Perang Timur Tengah, Malaysia Pertahankan Harga BBM Subsidi Rp8.500 Selama 2 Bulan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal