Investor Pilih Aset Berisiko, Dolar AS Melemah

Ranto Rajagukguk
Dolar AS melemah. (Foto: Antara)

NEW YORK, iNews.id - Kurs dolar Amerika Serikat (AS) melemah pada akhir perdagangan Selasa (2/6/2020) waktu setempat. Pasalnya, selera investor terhadap aset berisiko meningkat di tengah harapan untuk pemulihan ekonomi global.

Mengutip Xinhua, Rabu (3/6/2020), indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang, turun 0,16 persen menjadi 97,6758, menyusul penurunan 0,5 persen pada sesi sebelumnya.

Pada akhir perdagangan New York pada Selasa, euro naik menjadi 1,1171 dolar AS dari 1,1132 dolar AS pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris naik menjadi 1,2541 dolar AS dari 1,2493 dolar AS pada sesi sebelumnya. Dolar Australia naik menjadi 0,6887 dolar AS dari 0,6798 dolar AS.

Dolar AS dibeli 108,71 yen Jepang, lebih tinggi dari 107,59 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS naik menjadi 0,9621 franc Swiss dari 0,9617 franc Swiss, dan turun menjadi 1,3515 dolar Kanada dari 1,3577 dolar Kanada.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Airlangga Tegaskan Fundamental Ekonomi Kuat

57 tahun lalu

BI Ungkap Pemicu Rupiah Sempat Sentuh Rp18.000 per Dolar AS, Siap Jaga Stabilitas

57 tahun lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah, Dekati Level Rp18.000 per Dolar AS

57 tahun lalu

Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp17.907 per Dolar AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal