Jokowi Sebut 7 Perusahaan Relokasi Pabrik ke Indonesia, Ini Daftarnya

Suparjo Ramalan
Presiden Jokowi. (Foto: Ant)

JAKARTA, iNews.id - Sebanyak tujuh perusahaan asing merelokasi pabriknya ke Indonesia dengan nilai investasi Rp12 triliun. Pabrik itu sebelumnya beroperasi di China, Thailand, hingga Malaysia.

Presiden Joko Widodo mengapresiasi kinerja pihak-pihak terkait memuluskan investasi tersebut masuk ke Indonesia. Kehadiran pabrik-pabrik itu sangat penting dalam menciptakan lapangan kerja.

"Seya senang yang 7 perusahaan sudah masuk, selanjutnya 17 potensi investasi sebesar 37 miliar dolar AS harus dikawal, dikejar dan dilayani," katanya saat meninjau Kawasan Industri Batang, Jawa Tengah, Selasa (30/6/2020).

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia mengatakan, proses menarik investasi dari tujuh perusahaan tersebut dilakukan secara intensif. Dia bahkan membentuk tim satuan tugas (satgas) khusus relokasi investasi.

"Kami langsung ‘ketuk pintu’ perusahaan satu per satu, untuk meyakinkan bahwa Indonesia adalah lokasi yang tepat bagi pabriknya. Luar biasa tantangannya. Tapi justru disitulah BKPM harus bekerja kreatif dan responsif. Kita lakukan pendekatan yang tidak biasa. Dan alhamdulillah sudah ada hasilnya di tahap awal ini," katanya.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
Nasional
4 jam lalu

Jokowi Setuju UU KPK Dikembalikan ke Versi Lama, Sebut Revisi 2019 Inisiatif DPR

Nasional
6 jam lalu

Roy Suryo Cs Surati Irwasum Polri, Minta Kasus Fitnah Ijazah Jokowi Dihentikan

Nasional
1 hari lalu

Bonatua Dapat Salinan Ijazah Jokowi Tanpa Sensor, Ade Darmawan: Ini Cara yang Terhormat

Nasional
1 hari lalu

Eks Wakapolri Oegroseno Soroti SP3 Eggi Sudjana-Damai: Roy Suryo Cs Harusnya Juga Dapat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal