Kadin Jabar Minta Pertanggungjawaban Jika Anggota Kena Covid-19 karena Ikut Munas

Michelle Natalia
Kadin Jabar minta pertanggungjawaban jika anggotanya positif Covid-19 karena ikut Munas. (Foto: Ist)

JAKARTA, iNews.id -  Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Barat Cucu Sutara menyatakan keberatan penyelenggaran Musyawarah Nasional (Munas) Kadin VIII di Kendari pada akhir bulan ini lantaran tingginya angka Covid-19 di sana dan masuknya lokasi penyelenggaraan dalam zona merah Covid-19. Jika Munas tetap digelar, dia minta pertanggungjawaban bila ada anggotanya yang kena Covid-19. 

Dia sendiri saat ini masih dalam pemulihan Covid-19. Cucu sedang menjalani isolasi mandiri di hari ke-7.

"Kondisi saya sendiri belum bagus, tapi saya sampaikan bahwa kami sudah melakukan rapat koordinasi dengan dewan pertimbangan dan dewan kehormatan, dengan situasi Covid-19 yang begitu luar biasa, kami semua membuat surat bukan hanya untuk Ketua Penyelenggara, tapi juga Ketua Umum Kadin, Ketua DPD, termasuk kepada Presiden Joko Widodo agar situasi bencana ini mendapat perhatian khusus demi keselamatan dan kesehatan kita semua," kata dia dalam konferensi pers virtual Penundaan Munas Kadin di Jakarta, Minggu (27/6/2021). 

Dia mendesak agar Munas Kadin di Kendari ditunda. Cucu mengatakan, ini bukan soal kalah menang ataupun soal calon ketua umum (Caketum), tapi demi keselamatan dan kesehatan semua orang. Jika Munas tetap digelar dan anggota Kadin terinfeksi Covid-19, dia meminta pertanggungjawaban.

"Kami meminta pertanggungjawaban, apabila anggota kami terkena Covid-19 akibat mengikuti Munas ini. Ingat, Ketum Kadin Kalbar positif, teman-teman di Jawa Tengah positif, kami hanya ingin meminta pertanggungjawaban apabila anggota kami yang berangkat, tidak hanya meninjau tapi jika ada teman-teman lain yang ikut dan terpapar, siapa yang bertanggung jawab?" ujarnya. 

Dia mengingatkan, ini adalah masalah kemanusiaan. Apalagi, dia mendapatkan laporan rumah sakit di Kendari sudah penuh. Cucu pun ingin semua pihak berpikir dan berbicara secara rasional dan objektif untuk kepentingan bangsa.

"Apalagi pak presiden sudah mendapatkan perhatian khusus dengan instruksi presiden, termasuk gubernur dan wali kota kami, di Bandung sudah sangat mencekam, tidak boleh ada orang keluar masuk wilayah. Saya atas nama Kadin Jabar dan teman-teman meminta agar Munas ini ditunda, sekali lagi bukan soal kalah menang, caketum, tapi demi keselamatan dan kesehatan," paparnya.

Editor : Jujuk Ernawati
Artikel Terkait
Health
9 jam lalu

Mungkinkah Hantavirus Jadi Pandemi Baru? Ini Jawaban Ahli Epidemiologi

Nasional
11 jam lalu

WHO: Hantavirus Lebih Mematikan daripada Covid-19

Internasional
3 hari lalu

Hantavirus di Kapal Pesiar Atlantik: Haruskah Publik Panik?

Nasional
15 hari lalu

Napi Korupsi yang Keluyuran ke Kafe di Kendari Dipindah ke Nusakambangan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal