Kasus Covid-19 Naik, HSBC Cs Minta Karyawan Kembali WFH

Djairan
HSBC. (Foto: AFP)

HONG KONG, iNews.id - HSBC Holdings Plc dan bank-bank besar lainnya di Hong Kong meminta karyawan kembali bekerja dari rumah (work from home/WFH). Keputusan itu setelah adanya lonjakan kasus Covid-19.

“Para staf kembali bekerja dari rumah sampai ada pemberitahuan lebih lanjut, kebijakan ini mulai efektif diberlakukan terhitung dari hari Rabu,” ujar Juru Bicara HSBC, dilansir Bloomberg, Rabu (15/7/2020).

HSBC adalah bank terbesar di Hong Kong dengan total karyawan mencapai 22.000 orang. Selain HSBC, Citigroup cabang Hong Kong meminta 70 persen karyawan kembali WFH. Keputusan serupa juga dilakukan Standar Chartered.

Bank terbesar di dunia asal Prancis, BNP Paribas SA juga tak ketinggalan. Bank secara bertahap tetap menerapkan WFH. Sementara, Societe Generale SA, bank investasi asal Prancis juga melakukan kebijakan yang sama untuk mengurangi risiko penularan virus.

Pada Selasa (14/7/2020), otoritas Hong Kong mengumumkan 40 kasus lokal Covid-19, sehingga totalnya mencapai 224 orang dalam seminggu terakhir.

Lonjakan kasus itu membuat otoritas di sana menutup berbagai kegiatan ekonomi yang sebelumnya dibuka. Di antaranya bar, gym, dan pantai ditutup seminggu ke depan. Pertemuan publik dibatasi maksimal empat orang saja.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
26 hari lalu

Hong Kong Jadi Destinasi Ramah Muslim Terbaik Kedua Dunia 2026, Surga Wisata Halal di Asia!

2 bulan lalu

Jangan Panik! Ebola Tidak Gampang Menular seperti Covid-19

2 bulan lalu

KUR BRI Bantu Warung Asep Bangkit Lagi, Jadi Penyelamat saat Usaha Terpuruk

2 bulan lalu

BI Targetkan QRIS Bisa Digunakan di India hingga Hong Kong pada 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal