JAKARTA, iNews.id - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mendorong agar selama masa pandemi Covid-19 semakin banyak perusahaan mengekspor ikan kerapu. Di mana komoditas ini merupakan salah satu andalan ekspor perikanan Indonesia.
"Mari kita bersama-sama berkoordinasi dan bersinergi dalam mengembangkan budidaya laut agar aktivitas ekspor ikan kerapu hidup bisa berjalan dengan lancar," ujar Direktur Jenderal Perikanan Budidaya, Slamet Soebjakto di Jakarta, Rabu (24/6/20200.
Menurutnya, kinerja ekspor kerapu mulai berjalan normal sehingga akan memicu geliat usaha budidaya kerapu yang dilakukan masyarakat mulai dari perbenihan hingga pembesaran.
Kondisi demikian, lanjut dia, berpeluang menggerakkan roda ekonomi masyarakat pesisir. "Dengan meningkatnya kinerja ekspor, tentunya secara bersamaan akan menaikkan devisa negara," kata Slamet.
Sejumlah daerah sentra produksi ikan kerapu seperti Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepulauan Riau, selama 2020 telah beraktivitas ekspor ikan kerapu hasil budidaya hingga sebanyak lima kali dengan total ekspor seberat 61,8 ton.
Sebelumnya, Slamet Soebjakto menyatakan, pihaknya bersama-sama Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 telah bersinergi dalam melancarkan distribusi ekspor sejumlah komoditas perikanan.
"KKP melalui koordinasi dengan gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 juga telah memberikan kelancaran distribusi yang diperlukan para pelaku usaha," kata Slamet.