KPPU Duga Ada Praktik Kartel dari Kenaikan Harga Minyak Goreng

Advenia Elisabeth
KPPU duga ada praktik kartel dari kenaikan harga minyak goreng. (Foto: MPI/Advenia Elisabeth)

JAKARTA, iNews.id - Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) melihat ada sinyal praktik kartel dari naiknya harga minyak goreng di pasaran belakangan ini. KPPU menduga perusahaan-perusahaan besar dalam negeri kompak menaikkan harga seiring dengan melonjaknya harga minyak sawit mentah (CPO) dunia.

"Harga minyak goreng di pasar itu dinaikkan sendiri oleh para produsen minyak goreng dalam negeri setelah tahu harga internasionalnya tinggi karena dilihat dari sisi lain tidak ada biaya kenaikan biaya produksi sebetulnya. Mereka kan punya lahan sawit sendiri. Perilaku ini bisa dimaknai sebagai sinyal (kartel)," kata Komisioner KPPU Ukay Karyadi dalam konferensi pers secara daring, Kamis (20/1/2022).

Dia menjelaskan, pasar industri minyak goreng di dalam negeri cenderung mengarah ke struktur oligopoli. Menurutnya, jika produsen minyak kelapa sawit memproduksi minyak goreng dari lahan sawitnya sendiri, seharusnya produsen dalam negeri tidak kompakan menaikkan harga minyak goreng.

"Alasan adanya kenaikan harga CPO di pasar internasional itu masuk akal. Tapi di sisi lain kan kebunnya milik sendiri, kenapa juga harus dinaikkan? Kalau pun tidak dinaikankan, pabrik itu untung. Karena kalau di tempat lain naik tapi dianya enggak naik, kan bakal diserbu masyarakat," tuturnya. 

Ukay menuturkan, perlu dilakukan penyelidikan terhadap dugaan kartel minyak goreng yang disinyalir mengarah kepada pelaku pengusaha minyak goreng. 

"Sebagai penegak hukum harus tetap dibuktikan," ucapnya. 

Dia menambahkan, alasan lain adanya dugaan kartel minyak goreng karena sebaran pabrik minyak goreng di Indonesia tidak merata. Menurutnya, pabrik minyak goreng lokal hanya ada di Jawa Barat, Jawa Timur, Sumatera Utara, dan DKI Jakarta. 

Editor : Jujuk Ernawati
Artikel Terkait
Nasional
3 hari lalu

Bulog Gelontorkan 1 Juta Liter Minyakita di Jakarta dan Banten selama Ramadan 2026

Nasional
5 hari lalu

Pemerintah Guyur Bansos Beras-Minyak Goreng ke 33 Juta Orang, Jaga Stabilitas Harga

Megapolitan
12 hari lalu

Pramono Waspadai Kenaikan Harga Minyak Goreng dan Cabai saat Ramadan

Nasional
18 hari lalu

Kabar Baik, Bantuan Pangan Beras dan Minyakita Segera Disalurkan ke 33,2 Juta KPM

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal