JAKARTA, iNews.id - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan digitalisasi menghadirkan peluang besar bagi perekonomian Indonesia. Buktinya, digitalisasi telah menjadi tulang punggung bagi dunia usaha untuk tetap bertahan di masa pandemi Covid-19.
“Digitalisasi menghadirkan peluang yang besar bagi perekonomian Indonesia. Terlebih dari dua tahun kita mengalami pandemi Covid-19, lonjakan virus yang sempat terjadi membuat pemerintah harus melakukan perubahan,” kata dia dalam HIPMI Digital Fest 2022 dengan tema Digital Industry from Survival to Revival secara virtual, Rabu (30/3/2022).
Luhut menuturkan, digitalisasi membuat usaha mampu tetap bertahan melalui pemanfaatan dunia digital, baik pemanfaatan untuk penyediaan layanan, transaksi, maupun pengiriman barang dan jasa.
“Pemanfaatan digitalisasi oleh dunia usaha membuat konsumen beralih menuju kebiasaan baru, dengan terdapat lebih dari 21 juta konsumen digital baru selama pandemi Covid-19,” ujarnya.
Hal tersebut mendorong peningkatan nilai ekonomi digital Indonesia, diperkirakan mencapai 70 miliar dolar AS pada 2021, atau tumbuh 49 persen dibanding 2020.
Menurutnya, kinerja tersebut menunjukkan ekonomi Indonesia akan terus bertahan dan tumbuh jika seluruh pihak mampu beradaptasi di tengah ketidakpastian akibat pandemi.
"Tantangan yang kita hadapi menjadi sangat mudah untuk dilalui jika kita mampu memanfaatkan potensi besar yang dimiliki dalam industri digital,” kata Luhut.