JAKARTA, iNews.id - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) selaku otoritas bursa mengimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati ketika menerima rekomendasi investasi, terutama saham yang dilakukan oleh influencer di media sosial.
Pasalnya, ajakan untuk berinvestasi yang dilakukan para influencer sebagian besar tanpa edukasi dan literasi yang memadai, dan lebih bersifat promosi.
Selama ini, lanjutnya, BEI dan stakeholder pasar modal telah melakukan literasi dan inklusi masyarakat dengan berinovasi, bersinergi, serta berkolaborasi bersama berbagai pihak untuk menyediakan edukasi yang mudah dijangkau sekaligus mudah dipahami.
Edukasi dan literasi yang terus didorong oleh BEI terutama bertujuan untuk membuat masyarakat menjadi investor yang cerdas, alias tidak mudah tergiur dengan iming-iming cuan. Salah satu edukasi yang tengah digalakkan pihak BEI adalah 3P, yaitu paham, punya, pantau.
“Dalam hal berinvestasi, investor sendirilah yang bertanggung jawab atas keputusan investasinya. Sehingga, kami menganjurkan agar kalian menjadi investor yang cerdas dengan dengan 3P: Paham, Punya, Pantau,” kata Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa BEI, Laksono Widodo, di Jakarta, Selasa (1/3/2022). .