Necara Dagang Indonesia Februari 2023 Surplus 5,48 Miliar Dolar AS

Advenia Elisabeth
Kantor Badan Pusat Statistik (BPS). (Foto: dok iNews)

JAKARTA, iNews.id - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan neraca dagang Indonesia mengalami surplus 5,48 miliar dolar Amerika Serikat (AS). 

Deputi Bidang Statistik Produksi Badan Pusat Statistik (BPS) M. Habibullah mengatakan, surplus neraca perdagangan berasal dari sektor nonmigas 6,70 miliar dolar AS, namun tereduksi oleh defisit sektor migas senilai 1,22 miliar dolar AS.

"Neraca perdagangan Indonesia sampai Februari 2023 surplus selama 34 bulan berturut-turut, sejak Mei 2020 dan masih dalam tren yang meningkat," ujar Habibullah dalam rilis resmi BPS di Jakarta, Rabu (15/3/2023). 

Kemudian ia melaporkan, terkait neraca perdagangan komoditas migas terjadi defisit 1,22 miliar dolar AS dengan komoditas penyumbang defisit yaitu minyak mentah dan hasil minyak. 

Sementara, neraca perdagangan komoditas nonmigas tercatat surplus sebesar 6,70 miliar dolar AS dengan komoditas penyumbang surplus yaitu bahan bakar mineral, lemak dan minyak hewan/nabati, serta besi dan baja. 

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
7 jam lalu

IPM Indonesia 2026 Naik Jadi 76,59, Kualitas Hidup Membaik?

8 jam lalu

Ekonomi RI Tumbuh 5,47 Persen di Kuartal III 2026, Ditopang Konsumsi Rumah Tangga

3 hari lalu

Neraca Dagang RI September 2026 Surplus 3,36 Miliar Dolar AS, Ini Penopangnya

3 hari lalu

Ekspor RI Tembus 221,23 Miliar Dolar AS hingga September 2026, Naik 5,58 Persen

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal