OJK Berlakukan Kerja dari Rumah bagi Lebih dari 70 Persen Pegawai

Aditya Pratama
Otoritas Jasa Keuangan. (Foto: ilustrasi/Okezone)

JAKARTA, iNews.id - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memberlakukan kebijakan bekerja dari rumah di tengah pandemi virus korona. Kebijakan tersebut diharapkan tidak mengurangi produktivitas pegawai.

"Sekitar lebih dari 70 persen pegawai yang bekerja dari rumah diwajibkan tidak keluar rumah dan tetap menyelesaikan pekerjaan dengan memanfaatkan teknologi informasi," kata Deputi Komisioner Humas dan Logistik OJK, Anto Prabowo melalui keterangan tertulis, Selasa (17/3/2020).

Anto mengatakan, sekitar 30 persen pegawai OJK tetap masuk kantor untuk memastikan tetap berfungsinya layanan industri jasa keuangan. Namun, mereka diminta tetap menjaga kesehatan, menghindari keramaian dan diperpendek jam kerjanya.

Kebijakan ini, kata Anto, merupakan bentuk dukungan OJK terhadap arahan Presiden Jokowi untuk mencegah meluasnya penyebaran virus korona COVID-19. Presiden sebelumnya telah meminta masyarakat mengurangi aktivitas di luar rumah seperti belajar, bekerja, dan beribadah.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
7 jam lalu

OJK Catat Pembiayaan UMKM Tembus Rp1.949 Triliun, Perbankan Kuasai 82,62%

2 hari lalu

IHSG Anjlok 6,96 Persen Sepanjang September 2026, Investor Asing Jual Saham Rp10,24 Triliun

3 hari lalu

OJK Beri Keringanan Kredit untuk Warga Terdampak Gempa NTT, Berlaku hingga 2029

12 hari lalu

OJK Izinkan Dana Pensiun Investasi ke Luar Negeri, Ini Syaratnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal