Pakistan Blokir TikTok karena Jadi Sarang Video Amoral

Djairan
Pakistan memblokir platform berbagi video asal China, TikTok karena menjadi sarang bagi konten-konten amoral. (Foto: ilustrasi/AFP)

ISLAMABAD, iNews.id - Pakistan memblokir platform berbagi video asal China, TikTok. Aplikasi itu dinilai menjadi sarang bagi konten-konten amoral.

Otoritas Telekomunikasi Pakistan (PTA) menyatakan, pemblokiran diterapkan usai banyaknya keluhan dari masyarakat soal aplikasi yang dinilai menyebarkan banyak video yang tak senonoh.

Juru Bicara PTA mengatakan, TikTok memiliki 20 juta pengguna aktif di Pakistan, sehingga menjadikannya sebagai aplikasi media sosial terpopuler ketiga setelah WhatsApp dan Facebook.

Menurut dia, pemblokiran itu tak terelakkan karena TikTok telah diberikan kesempatan dan gagal menyaring konten-konten amoral. Peringatan terakhir diberikan sekitar Juli 2020.

"Kami telah meminta berkali-kali untuk membuat suatu mekanisme untuk memblokir konten amoral dan tak senonoh," kata salah satu pejabat PTA, dilansir Reuters, Sabtu (10/10/2020).

Sementara Juru Bicara TikTok mengatakan, perusahaan berkomitmen mengikuti aturan yang ada di Pakistan. Saat ini, TikTok terus berkoordinasi dengan PTA.

"Kami terus berkomunikasi dengan PTA dan terus bekerja sama dengan mereka. Kami berharap bisa mencapai titik kesepakatan sehingga bisa terus melayani negara dan komunitas online yang kreatif," katanya.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
Internet
10 hari lalu

3 Cara TikTok Creator Perpanjang Watch Duration lewat Diversity Innovation

Internasional
14 hari lalu

Pesawat Bawa Ratusan Jemaah Umrah Mendarat Darurat di Saudi 

Seleb
19 hari lalu

Viral Doa Buat Bilqis Ciptaan Ayu Ting Ting, Lengkap dengan Liriknya

Nasional
24 hari lalu

Ini Hasil Kunjungan Prabowo ke Pakistan dan Rusia, Apa Saja?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal