Peleburan BUMN Tambang, Dirut BEI: Sudah Konsultasi DPR?

Gilang Praditya
iNews TV
Ilustrasi (Foto: iNews.id/Yudistiro)

JAKARTA, iNews.id - Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia Tito Sulistio menilai, perubahan status persero menjadi non-persero bagi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) harus berkonsultasi dengan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Pasalnya, hal itu tertuang dalam Undang-Undang (UU) Nomor 19 Tahun 2003.

Pernyataan Tito menanggapi rencana pemerintah yang ingin meleburkan tiga BUMN yakni PT Aneka Tambang (ANTM) Tbk, PT Timah (TINS) Tbk, dan PT Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) Tbk ke dalam PT Indonesia Asahan Alumunium (Inalum) selaku induk holding.

“Masalahnya ini sudah konsultasi dengan DPR enggak ya?” kata Tito di Jakarta, Senin (20/11/2017).

Tito melihat, ada tiga hal yang perlu dicermati terkait rencana pemerintah yang ingin membentuk holding BUMN tambang. Pertama jika dilihat dari sisi Undang-Undang Perseroan Terbatas, pasal 126 dijelaskan bahwa suatu perusahaan yang melakukan aksi merger maupun akuisisi tidak boleh menghilangkan sedikit pun hak pemegang saham minoritas.

Kedua, dari rencana pembentukan holding ini, Tito meminta jangan melihat substansi, tapi investor protection. Ketiga, dari sisi akuntansi atau dikenal dengan substant offer form, yang artinya jangan dilihat bentuknya, melainkan hasil akhirnya.

Meski demikian, BEI akan mengikuti secara penuh terkait proses rencana pembentukan holding bumn tambang tersebut.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
Keuangan
5 hari lalu

MNC Sekuritas Buka Wawasan Investor lewat Investor Gathering & Corporate Forum 2026

Nasional
7 hari lalu

BEI Resmi Buka Informasi Pemegang Saham di Atas 1 Persen ke Publik

Bisnis
7 hari lalu

OJK Targetkan 75 Persen Emiten Penuhi Aturan Free Float Baru Tahun Ini

Keuangan
11 hari lalu

IHSG Sepekan Melemah 0,44 Persen, Kapitalisasi Pasar Turun Jadi Rp14.787 Triliun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal