Pemerintah Targetkan Penghematan Kompensasi BBM hingga Rp9,48 Triliun per Tahun, Apa Dampaknya?

Suparjo Ramalan
Menteri ESDM, Arifin Tasrif, saat memaparkan materi di MNC Forum ke-67, di Jakarta, Senin (19/12/2022). (Foto: dok iNews)

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah menargetkan penghematan kompensasi Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite sebesar Rp9,48 triliun per tahun. 

Menteri Sumber Daya Mineral (ESDM), Arifin Tasrif, mengatakan penghematan ini dilakukan dengan mengurangi konsumsi BBM hingga 13,4 juta barel per tahun.

"Pengurangan konsumsi pertalite dan penghematan kompensasi BBM hanya dapat dilakukan melalui konversi motor berbasis BBM ke listrik," ujar Arifin, dalam MNC Forum ke-67, di Jakarta, Senin (19/12/2022). 

Untuk mendorong konversi motor BBM ke listrik, Kementerian ESDM menargetkan konversi motor berbahan fosil ke listrik mencapai 6 juta sampai pada tahun 2030. 

"Kementerian ESDM telah menetapkan konversi motor BBM ke listrik sebesar 6 juta sampai tahun 2030 dengan manfaat mengurangi konsumsi BBM hingga 13,4 juta barel per tahun," ungkap Arifin, Senin (19/12/2022). 

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
5 hari lalu

Bahlil Minta Pertamina Tambah Kapal Angkut BBM ke Bali Buntut Kelangkaan

8 hari lalu

Dari Desa untuk Ketahanan Energi Nasional, Pemerintah Perluas Akses Listrik bagi Masyarakat 

8 hari lalu

Bahlil Akui Stok BBM Berkurang Jadi 16-18 Hari, Minta Pertamina Tambah Armada Kapal

9 hari lalu

Pertamina Patra Niaga Perkuat Pasokan dan Distribusi BBM, Kondisi Layanan di Bali Berangsur Kondusif

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal