Pengusaha Curhat Imbas Larangan Ekspor Batu Bara: Langsung Rugi Sejak 1 Januari

Athika Rahma
Pengusaha curhat rugi sejak 1 Januari 2022 imbas larangan ekspor batu bara. (Foto: Ist)

JAKARTA, iNews.id - Kebijakan pemerintah melarang ekspor batu bara selama Januari 2022 memberi imbas pada pengusaha sektor ini. Pengusaha mengaku langsung  mengalami kerugian saat kebijakan ini diberlakukan.

Direktur Eksekutif Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia (APBI) Hendra Sinadia mengatakan, kerugian tersebut berupa penurunan penjualan, penambahan biaya logistik hingga dipertaruhkannya kredibilitas Indonesia sebagai eksportir batu bara.

"Kerugian di depan mata bahkan sudah berlangsung sejak 1 Januari, sejak ekspor dihentikan. Mungkin puluhan kapal-kapal yang siap mengangkut batu bara dengan terhambatnya ini ada biaya yang dibebankan kepada produsen. Sehari kapal bisa 20.000 sampai 40.000 dolar AS. Makin lama delay, cost makin besar," kata Hendra dalam Market Review IDX Channel, Kamis (6/1/2022).

Selain itu, kepercayaan negara-negara importir juga menjadi perhatian karena mereka mengharapkan pasokan dari Indonesia. Seperti diketahui, Indonesia merupakan eksportir batu bara thermal terbesar di dunia, dengan kapasitas hingga 480 juta ton per tahun.

"Kami hari ini juga akan bertemu dengan asosiasi importir batu bara dari Tiongkok untuk memberikan kepastian terkait ekspor batu bara ini," ujarnya.

Hendra mengatakan, pihaknya menyampaikan kepada negara-negara importir untuk bersabar karena pasokan batu bara diprioritaskan untuk kepentingan domestik. Menurutnya, mereka memahami hal tersebut.

"Mudah-mudahan hari ini ada titik terang. Kami yakin pemerintah sudah memikirkan itu, mungkin di high level sudah ada komunikasi ke berbagai negara, pasti pemerintah meyakinkan urusan domestik lebih penting," tuturnya.

Editor : Jujuk Ernawati
Artikel Terkait
Nasional
10 hari lalu

RI-Eurasia Teken Kesepakatan Perdagangan Bebas, Perluas Pasar Sawit hingga Tekstil

Mobil
11 hari lalu

Penjualan Mobil di Indonesia Turun, Ekspor Justru Naik 

Megapolitan
17 hari lalu

28 Ton Barang Dagangan Hangus Terbakar, Pedagang Pasar Induk Kramat Jati Rugi Rp100 Juta

Internasional
17 hari lalu

Thailand Pertimbangkan Blokir Ekspor Bahan Bakar ke Kamboja Imbas Konflik Perbatasan Meningkat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal