Prabowo Klaim Banyak Negara Minta Kelapa Sawit RI: Miracle Crop

Puti Aini Yasmin
ilustrasi kelapa sawit Indonesia. Banyak negara meminta kepada Presiden Prabowo (foto: ist)

JAKARTA, iNews.id - Presiden Prabowo Subianto mengklaim ada banyak negara yang meminta kelapa sawit Indonesia. Hal itu disampaikannya dalam kegiatan Sarasehan Ekonomi bersama investor dan ekonom di Menara Mandiri, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (8/4/2025).

Menurut Prabowo, kelapa sawit merupakan miracle crop atau memiliki nilai ekonomis yang sangat tinggi dan banyak kegunaan. Sehingga dicari banyak orang.

"Pohon kelapa sawit itu sekarang miracle crop, saya ke mana-mana semua tanya, semua minta kelapa sawit dari Indonesia," ucap dia.

Ia pun menjelaskan bahwa kelapa sawit membutuhkan waktu 5-6 tahun untuk produktif. Eks Menteri Pertahanan ini pun menyamakan hal tersebut dengan pembangunan suatu negara.

Oleh karena itu, ia meminta agar masyarakat sabar dengan pembangunan yang dilakukan pemerintahannya. Sebab, diperlukan strategi dan keteguhan dalam eksekusinya.

"Jadi dibutuhkan perencanaan, pemilihan personalia, pelaksana yang benar dan keteguhan, ketabahan dan kesabaran. Jadi, waktu kita ambil alih pemerintahan kita bekerja keras karena kita persiapkan yang sudah baik, kita sudah punya strategi, dan keyakinan apa yang harus kita lakukan," tutur Prabowo.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
10 jam lalu

Prabowo Minta Transformasi PLN Dikebut, Dorong Penggunaan Panel Surya 100 GW

13 jam lalu

Bahlil Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas BBM Langka di Bali?

14 jam lalu

Hasil Survei Piramida: Kepuasan Publik terhadap Kinerja Prabowo-Gibran Naik ke 60,4 Persen

1 hari lalu

Di Depan Presiden Bank Dunia, Menkeu Suahasil Ungkap Kekuatan Ekonomi ASEAN

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal