Joko Suranto, crazy rich asal Kabupaten Grobogan yang merupakan alumnus Fakultas Hukum UNS Solo. Foto: Ist.
Viola Triamanda

JAKARTA, iNews.id - Nama Joko Suranto kembali ramai diperbincangkan karena turut menjadi sponsor Formula E Jakarta. Sosoknya yang bersahaja dan kerap memberikan sumbangan memang memancing keingintahuan publik.

Joko Suranto pertama kali menarik perhatian publik ketika menggelontorkan dana peribadi hingga Rp2,8 Miliar untuk memperbaiki jalan yang rusak di desa kelahirannya. 

Pria kelahiran Desa Jetis, Grobogan, Jawa Tengah pada 20 Januari 1969 itu, sudah bertahun-tahun merantau dan membuat kejutan bagi warga desanya dengan memperbaiki jalan yang rusak. 

Joko Suranto dulunya seorang penjual koran. Dengan niat mengubah nasib, keputusan untuk merantau akhirnya ia jalani. Awalnya Joko sempat bekerja disebuah bank namun tidak bertahan lama. Kegagalan inilah yang membuatnya gigih untuk membangun usaha properti Buasa Kassiti Group.

Perusahaan tersebut memiliki lini bisnis meliputi properti (hunian), hotel, dan finance (Bank Perkreditan Rakyat/BPR). Setelah sukses dengan bisnisnya, Joko kemudian memberangkatkan kedua orang tuanya ke tanah suci Mekah. 

Kebaikan hatinya juga membuatnya rela menggunakan dana pribadi untuk memperbaiki jalan di tanah kelahirannya yang sudah lama rusak. Tidak hanya sekali, ia tercatat melakukan perbaikan jalan di beberapa jalan lainnya. 

Selain itu ia juga membangun pesantren dan mencetak Al-Quran yang kemudian di bagikannya secara gratis. Saat ini sudah terbangun sebanyak 336 pesantren di Priangan Timur. 


Editor : Jeanny Aipassa

BERITA TERKAIT