Rata-rata Minyak Rusia Sentuh 57,49 Dolar AS per Barel, di Bawah Batas Harga Uni Eropa

Aditya Pratama
Harga rata-rata campuran minyak Ural Rusia menyentuh 57,49 dolar AS per barel pada periode 15 November-14 Desember 2022. (Foto: Reuters)

MOSKOW, iNews.id - Harga rata-rata campuran minyak Ural Rusia menyentuh 57,49 dolar AS per barel pada periode 15 November-14 Desember 2022. Kementerian Keuangan Rusia menyampaikan, harga tersebut berada di bawah batas harga yang ditetapkan Uni Eropa sebesar 60 dolar AS per barel.

Mengutip Reuters, layanan pengiriman dan asuransi negara Barat yang telah memberlakukan sanksi terhadap Rusia masih bisa memberikan layanan untuk menutupi pengiriman minyak mentah Rusia tanpa takut terkena sanksi.

Harga rata-rata minyak Ural turun dari bulan sebelumnya sebesar 71,10 dolar AS per barel. Penurunan ini terjadi karena tren melemahnya harga minyak global secara umum selama periode tersebut. 

Harga minyak Ural jauh lebih rendah dari patokan minyak mentah internasional, Brent di level 80 dolar AS per barel. 

Menurut data Reuters, harga minyak Ural untuk pengiriman dari pelabuhan Laut Hitam Novorossiisk berdasarkan harga bebas di kapal (FOB) saat ini adalah 48,69 dolar AS per barel.

Menurut sumber, minyak Ural telah dijual dengan harga diskon lebih besar bulan ini menyusul larangan Uni Eropa terhadap impor minyak Rusia. India sebagai pembeli dominan telah membeli minyak mentah Rusia jauh di bawah batas harga yang ditetapkan Barat 60 dolar AS per barel.

Untuk beberapa kesepakatan bulan ini, harga minyak Ural di pelabuhan India, termasuk asuransi dan pengiriman dengan kapal telah turun sekitar 12 dolar AS-15 dolar AS per barel dibandingkan dengan rata-rata bulanan Brent. Angka ini turun dari 5 dolar AS-8 dolar AS per barel pada Oktober, dan 10 dolar AS-11 dolar AS per barel pada November.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
28 hari lalu

Drone Rusia Gentayangan di Negara-Negara Eropa, Uni Eropa Siapkan Sanksi Baru

29 hari lalu

Babak Baru Perang Rusia Vs Ukraina, Negara-Negara Eropa Bakal Terlibat?

2 bulan lalu

Erdogan: Uni Eropa Rugi Tolak Turki Gabung

2 bulan lalu

Murka! Erdogan: Gabung Uni Eropa Bukan Prioritas Turki 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal