Rupiah Jeblok, Panasonic Cari Akal Genjot Penjualan

Ade Firmansyah
Logo Panasonic. (Foto: AFP)

JAKARTA, iNews.id - Pelemahan kurs rupiah terhadap dolar AS yang saat ini sudah lebih dari 10 persen berdampak pada industri elektronik.

Direktur Muda bidang Penjualan dan Operasional PT Panasonic Gobel Indonesia Achmad Razaki mengatakan, penjualan produk elektronik milik perseroan sejauh ini turun sekitar tiga persen di tengah melemahnya rupiah.

Kendati demikian, Razaki tetap optimistis target penjualan perseroan bisa tercapai tahun ini meski tak menyebut nilainya. Dia menilai, pusat penjualan di berbagai daerah, termasuk di luar Jawa.

"Beberapa area di Jawa Barat mendapat penambahan penjualan dari tahun sebelumnya. Palembang, Makasar, dan Jawa timur, Papua juga permintaannya banyak," katanya di Jakarta, Senin (9/10/2018).

Panasonic, kata dia, akan melakukan berbagai langkah strategis mulai dari menghadirkan produk baru hingga melakukan pemasaran yang menarik. Dia berharap, upaya perusahaan membuat masyarakat yang awalnya menahan belanja menjadi tertarik untuk membeli.

Razaki mengatakan, Panasonic akan mengandalkan produk pendingin udara (air conditioner/AC) untuk memenuhi target penjualan. Produk ini dinilainya cocok karena Indonesia beriklim tropis.

Razaki menyebut, pelemahan rupiah juga tidak membuat perusahaan serta merta bisa menaikkan harga jual produk. Pasalnya, produk Panasonic saat ini dirakit di Indonesia.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
Nasional
7 hari lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Anjlok ke Level Rp17.002 per Dolar AS

Keuangan
21 hari lalu

Rupiah Anjlok Tembus Rp17.000 per Dolar AS

Nasional
26 hari lalu

Purbaya Cerita Dimaki-maki Warga TikTok gegara Dolar AS Tembus Rp17.000: Kita Menilai Harus Fair

Nasional
27 hari lalu

Rupiah Hari Ini Dibuka Menguat ke Rp16.894 per Dolar AS setelah Melemah hingga Rp17.000

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal