JAKARTA, iNews.id - PT ExxonMobil Indonesia akan mengoperasikan kembali Lapangan Banyu Urip, Blok Cepu yang berlokasi di Bojonegoro, Jawa Timur. Kegiatan produksi di blok migas tersebut sempat disetop untuk kepentingan pemeliharaan (shutdown planned).
Plt. Kepala Divisi Program dan Komunikasi SKK Migas, Susana Kurniasih menyebut proses planned shutdown tersebut bisa diselesaikan dalam tujuh hari, lebih cepat dari rencana awal sembilan hari. Kini, Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) siap mengoperasikan kembali.
“Dalam kurun waktu lebih cepat dua hari dari jadwal, akan berpotensi menambah produksi 450.000 barel minyak,” katanya di Jakarta (28/9/2020).
Menurut Susana, Blok Cepu merupakan salah satu penyumbang terbesar produksi minyak di Tanah Air. Pengoperasian blok ini sangat penting untuk memenuhi target lifting migas dalam APBNP 2020.
“Selain itu, percepatan ini juga berdampak pada penghematan biaya operasi sehingga penerimaan negara dapat kami optimalkan,” ucap Susana.
Vice President Public and Government Affairs ExxonMobil Indonesia, Azi N. Alam mengatakan, planned shutdown telah direncanakan sejak awal dalam ada WP&B (Work, Program & Budget), sehingga tidak berpengaruh pada target produksi.
Planned shutdown, kata Azi, ditujuakn untuk pemeliharaan rutin. Selain itu, pekerjaan juga mencakup peningkatan gas handling capacity dan mendukung proses pengerjaan tie-ins proyek gas Jambaran-Tiung Biru.