Singgung Perbankan, Bahlil Sebut Penyaluran Kredit untuk UMKM Belum Adil

Iqbal Dwi Purnama
Menteri BUMN Erick Thohir dan Menteri Investasi Bahlil Lahadalia pada acara Pembagian Nomor Induk Berusaha (NIB) di Graha Jalapuspita Jakarta, Kamis (20/10/2022). (Foto: Iqbal Dwi Purnama/MPI)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia menyebut, penyaluran porsi pinjaman kredit masih belum adil antara UMKM dan non-UMKM. Padahal, kontribusi UMKM terhadap tenaga kerja mencapai 120 juta.

Selain itu, Bahlil mengatakan, hal ini sangat disayangkan karena UMKM menyumbang sekitar 61 persen dari PDB Indonesia. Bahkan, UMKM juga menciptakan peluang kerja baru untuk masyarakat.

"Ada yang kurang dari perbankan, perbankan ini himpun uang dari masyarakat tetapi penyaluranya tidak fair terhadap UMKM," ujar Bahlil dalam sambutannya pada acara Pembagian Nomor Induk Berusaha (NIB) di Graha Jalapuspita, Jakarta, Kamis (20/10/2022).

Bahlil mencontohkan, pada tahun 2021 secara akumulatif perbankan menyalurkan kredit sekitar Rp6.000 triliun lebih. Adapun kredit yang dibawa keluar Rp300 triliun, sedangkan sisanya UMKM hanya mendapat porsi tidak lebih dari 20 persen.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
14 menit lalu

Cahaya Hati Awards 2026 Jadi Motivasi Menebarkan Kebaikan dan Kebermanfaatan

Nasional
5 jam lalu

RI-Jepang Sepakati Kerja Sama Ketahanan Energi Nasional

Nasional
8 jam lalu

RI-Singapura Bahas Ekspor Listrik Bersih, Kepri Disiapkan Jadi Hub Industri Teknologi

Nasional
2 hari lalu

Bahlil Ungkap Perbandingan Waktu Impor BBM dari AS dan Timur Tengah: Selisih 20 Hari

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal