Sri Mulyani Kerap Dapat Aduan Penyelewengan Dana Desa dari Medsos

Muhammad Aulia
Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati. (Foto: Ant)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengaku kerap mendapatkan banyak aduan dari warganet soal dana desa. Isu tersebut dinilainya menjadi perhatian pemerintah supaya dana desa bisa digunakan secara efektif, efisien, dan tepat sasaran.

"Di sosmed (sosial media) banyak feedback ke saya yang bilang 'tolong awasi dana desa bu, kades (kepala desa) saya beli rumah baru' dan lain-lain," kata Sri Mulyani dalam acara BRI Group Economy Forum di Ritz Carlton Hotel, Jakarta, Rabu (29/01/2020).

Sri Mulyani mengakui banyak oknum-oknum kades yang ingin menyelewengkan dana desa untuk memenuhi kepentingan pribadi. Hal ini timbul karena alokasi dana desa setiap tahun mencapai Rp900 juta hingga Rp3 miliar per desa dengan sebaran mencapai 75.000 desa.

Kondisi ini, menurut Sri Mulyani, membuat kades saat ini menjadi jabatan prestisius yang diminati banyak orang. Pasalnya, kades memiliki kuasa penuh untuk mengelola dana desa

"Banyak yang ingin jadi kepala desa karena dapat gaji langsung dari pemerintah terus ada anggaran pastinya," kata mantan direktur pelaksana Bank Dunia itu.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
Nasional
19 hari lalu

Menkeu Purbaya Teken Aturan 58 Persen Dana Desa 2026 untuk Kopdes Merah Putih

Nasional
21 hari lalu

Prabowo Kebut Pembangunan 30.000 Kopdes Merah Putih, Cegah Penyelewengan Dana Desa

Nasional
22 hari lalu

Prabowo Singgung Penyaluran Dana Desa: 10 Tahun Banyak yang Tak Sampai ke Rakyat

Megapolitan
3 bulan lalu

Apdesi Demo di Monas, Suarakan Sejumlah Tuntutan terkait Dana Desa

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal