Sri Mulyani Sebut Minyak Jadi Instrumen Perang

Michelle Natalia
Menkeu Sri Mulyani sebut minyak menjadi instrumen perang. (Foto: dok iNews)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan, volatilitas harga minyak terjadi dipengaruhi komoditas 2023 dan tekanan geopolitik. Bahkan sejumlah negara menggunakannya sebagai salah satu instrumen perang

“Kita sudah tahu bahwa oil is becoming an instrument of war. Masing-masing menggunakannya itu,” kata dia, Rabu (7/9/2022).

Misalnya, presiden Rusia Vladimir Putin menghentikan suplai gas ke Eropa. Sementara G7 dan NATO mengembargo minyak dari Rusia. 

Akibatnya, menurut dia, harga minyak akan melonjak. Selain itu, sejumlah negara bakal mengalami keterbatasan bahan bakar minyak. 

Melihat faktor itu, Kemenkeu akan melihat outlook dari negara-negara maju. Pasalnya, jika negara-negara maju jatuh ke dalam resesi, akan menyebabkan permintaan terhadap minyak menurun, sehingga tekanan terhadap harga minyak pun diharapkan juga turun.

Editor : Jujuk Ernawati
Artikel Terkait
20 hari lalu

Prabowo Ingatkan Kondisi Geopolitik Dunia Sangat Rawan, Perang Dahsyat di Mana-Mana

26 hari lalu

Panas! Rusia dan Ukraina Saling Serang, 15 Orang Tewas dalam Sehari

1 bulan lalu

Ketegangan AS-Iran Memuncak, Teheran Tolak Berunding di Tengah Saling Serang

1 bulan lalu

Rusia Bombardir Ukraina dengan Rudal dan Drone, 8 Orang Tewas Puluhan Terluka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal