Tesla Siap Investasi hingga Rp31 Triliun untuk Bangun Pabrik di India

Aditya Pratama
Tesla siap berinvestasi hingga 2 miliar dolar AS atau setara Rp31,07 triliun untuk mendirikan pabrik di India. (Foto: Reuters)

BENGALURU, iNews.id - Produsen mobil listrik, Tesla siap berinvestasi hingga 2 miliar dolar AS atau setara Rp31,07 triliun untuk mendirikan pabrik di India. Hal ini akan terwujud jika Pemerintah India memotong bea masuk kendaraan menjadi 15 persen untuk dua tahun pertama operasi, menurut laporan Economic Times.

Mengutip Reuters, pada bulan Agustus, India tengah mengerjakan kebijakan kendaraan listrik baru untuk memangkas pajak impor hingga serendah 15 persen dibandingkan dengan 100 persen yang berlaku saat ini untuk mobil dengan harga di atas 40.000 dolar AS.

Kemudian, 70 persen untuk sisanya sebagai imbalan atas komitmen terhadap beberapa perusahaan lokal. 

Perusahaan yang dipimpin Elon Musk ini bersedia menanamkan modalnya hingga 500 juta dolar AS jika pemerintah menyetujui pengurangan bea masuk untuk 12.000 kendaraan dan investasi hingga 2 miliar dolar AS jika konsesinya untuk 30.000 kendaraan. 

Pemerintah India tengah mengkaji kelayakan proposal Tesla untuk berinvestasi 2 miliar dolar AS, namun ingin mengurangi jumlah mobil yang diimpor dengan bea lebih rendah dibandingkan dengan proposal Tesla. 

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
15 jam lalu

15 Mobil Terlaris di Indonesia Agustus 2026, Mobil Listrik Kembali Merajai

1 hari lalu

Antam Bangun Pabrik Emas Rp1,1 Triliun di Gresik, Produksi hingga 30 Ton per Tahun

5 hari lalu

China Luncurkan 3 Mobil Listrik Baru Setiap Hari, CATL Peringatkan Masalah Baterai Massal

5 hari lalu

Kekayaan Miliarder Dunia Tembus Rp266,22 Kuadriliun, Melonjak 12,8 Persen

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal