Tiga Bank Syariah BUMN Merger, Aset Diperkirakan Tembus Rp225 Triliun

Michelle Natalia
Tiga bank syariah anak usaha badan usaha milik negara (BUMN) resmi menandatangani conditional merger agreement (CMA). (Foto: Shutterstock)

JAKARTA, iNews.id - Tiga bank syariah anak usaha badan usaha milik negara (BUMN) resmi menandatangani conditional merger agreement (CMA). Tiga bank syariah tersebut, yakni PT Bank BRI Syariah Tbk (BRIS), PT Bank BNI Syariah (BNIS) dan PT Bank Syariah Mandiri (BSM).

Wakil Direktur Utama PT Bank Mandiri Hery Gunadi mengatakan, dengan adanya penggabungan ini aset BUMN perbankan syariah ini bisa mencapai Rp220 triliun hingga Rp225 triliun "Asetnya bisa menjadi sebesar Rp220 trliun hingga Rp225 triliun," kata Hery dalam video virtual, Selasa (13/10/2020).

Dia melanjutkan, akan mengumumkan resmi pada 20 Oktober mendatang untuk pembentukan skema merger ini. Ditunggu saja tanggal 30 Oktober dalam pembentukan merger ini," tuturnya.

Hery menuturkan, dengan adanya merger ini bisa memperkuat ekonomi syariah. Selanjutnya, Indonesia bisa menjadi pusat keuangan syariah di dunia.

"Ini punya potensi dari sisi demand dan punya skala internasional," ujarnya.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
22 jam lalu

Prabowo Puji Kinerja PT Timah, Dulu Rugi Kini Laba Naik 900 Persen dalam Setahun

1 hari lalu

Prabowo Minta Optimalkan Aset BUMN, Pemerintah Buka Ruang Kolaborasi dengan Swasta

1 hari lalu

Danantara bakal Gandeng Swasta Kelola Aset BUMN Mulai 2027

2 hari lalu

Danantara Ungkap 52 Persen BUMN Masih Rugi, Hanya 15 Perusahaan Beri Dividen

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal