Tinggi Peminat, Pendaftar Kartu Prakerja Tembus 1,4 Juta Orang

Muhammad Aulia
Kartu Prakerja. (Foto: ilustrasi/Ist)

JAKARTA, iNews.id - Pendaftaran kartu prakerja yang dibuka pada Sabtu (11/4/2020) petang diserbu masyarakat. Dalam kurun waktu kurang dari 24 jam, ada lebih dari sejuta orang yang mendaftar.

Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengatakan, berdasarkan data Minggu (12/4/2020) pukul 16.00 WIB, pendaftar mencapai 1,43 juta dimana mereka yang sudah melakukan verifikasi email 1,06 juta (73,85 persen) dan verifikasi NIK 62.090 (43,65 persen). Dari jumlah itu, 77.834 (5,43 persen) sudah mengambil program pelatihan.

“Dari total yang telah registrasi sebanyak 1,4 juta itu, pernah dalam 1 menit, pendaftar Kartu Prakerja mencapai 80.000 orang pada saat yang bersamaan, sehingga kapasitas server akhirnya ditingkatkan," kata Airlangga, Senin (13/4/2020).

Dia menambahkan, pemerintah terus meningkatkan layanan program kartu prakerja. Beberapa di antaranya yang terus diperbaiki yaitu verifikasi email, unggah foto, kapasitas server, hingga penyediaan fasilitas call center.

Dia memastikan kapasitas sistem server, front-end, dan back-end mampu melayani dengan baik. Selain itu, keamanan data dan server dari serangan akan tetap menjadi perhatian utama.

"Kami melihat antusiasme ini sebagai refleksi dari ekspektasi publik yang sangat tinggi terhadap program kartu prakerja," ujar Airlangga.

Mantan menteri perindustrian itu berharap calon pendaftar yang kesulitan bisa memaklumi adanya kekurangan saat awal masa pendaftaran. Pasalnya, program kartu prakerja adalah program baru pemerintah yang melibatkan digital platform secara end-to-end.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
Nasional
18 jam lalu

Menko Airlangga Pastikan Tarif Resiprokal RI-AS Turun Jadi 15 Persen

Nasional
23 jam lalu

Pemerintah Siapkan UU Ketenagakerjaan Baru usai Kesepakatan Tarif AS, Ini Bocorannya

Nasional
7 hari lalu

Perjanjian Dagang RI-AS Berpotensi Berubah, Tarif Produk Unggulan Diminta Tetap 0 Persen

Makro
9 hari lalu

1.819 Produk Indonesia Bebas Tarif Masuk AS, dari Sawit hingga Komponen Elektronik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal