Trending Boikot Singapura, Bakal Ganggu Perekonomian?

Viola Triamanda
Netizen Indonesia menggaungkan Boikot Singapura yang menjadi trending di media sosial sebagai respon atas ditolaknya Ustadz Abdul Somad masuk Singapura. (Foto: dok iNews)

JAKARTA, iNews.id - Trending Boikot Singapura di media sosial yang saat ini ramai digaungkan netizen Indonesia dinilai tidak akan mengganggu hubungan dan perekonomian kedua negara. 

Pengamat Ekonomi Core Indonesia, Muhammad Faisal, mengatakan trending boikot Singapura itu masih perlu ditelisik lebih jauh karena tak jelas apa yang akan diboikot dari Singapura.

"Sebenarnya saya juga bingung, karena belum jelas kan mekanisme boikotnya bagaimana, boikot dalam bidang apa," kata Muhammad Faisal, kepada MNC Portal Indonesia, Jumat (20/5/2022).

Menurut dia, jika maksud dari boikot ini adalah melarang wisatawan asal Singapura yang merasakan dampak hanyalah beberapa kota saja. 

"Jika memang wisatawan asal Singapura dilarang untuk berkunjung ke Indonesia, tentu yang merasakan dampaknya adalah beberapa kota yang memang sering dikunjungi turis Singapura seperti Batam dan Bintan," ujar Muhammad Faisal.

Dia juga menghimbau kepada para masyarakat agar bersikap lebih bijak dan tidak emosional. "Saya harap masyarakat bisa lebih bijak dalam menanggapi informasi dan jangan mudah tersulut emosi" ungkap Muhammad Faisal.

Seperti yang diketahui ajakan untuk boikot Singapur memang menjadi trending topic akhir-akhir ini. Hal ini merupakan buntut dari penolakan Singapura terhadap Ustadz Abdul Somad yang berkunjung ke negara tersebut.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
11 hari lalu

APBD DKI 2026 Turun Jadi Rp79,56 Triliun, Rano Karno Pastikan Program Prioritas Tetap Berjalan

11 hari lalu

Tok! DPRD DKI Sahkan APBD Perubahan 2026 Jadi Rp79,56 Triliun

19 hari lalu

Dana Daerah Rp195,2 Triliun Mengendap di Bank, Purbaya Minta Pemda Genjot Belanja

20 hari lalu

KTT BRICS 2026, Prabowo Bicara Posisi Indonesia di Cincin Api dan Ancaman Perubahan Iklim

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal