Wamenaker Sidak Pabrik Bulu Mata di Garut yang Pailit, Ingatkan Pesangon 2.079 Karyawan

iNews.id
Wamenaker Immanuel Ebenzer Gerungan sidak ke pabrik bulu mata yang baru dinyatakan pailit. Ia turut berdialog dengan buruh yang tergabung dalam Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI) pada Senin (3/3/2025).

JAKARTA, iNews.id - Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenzer Gerungan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke pabrik pembuat bulu mata milik PT Danbi Internasional di Garut, Jawa Barat, Senin (3/3/2025). Sidak dilakukan usai pabrik dinyatakan pailit oleh Pengadilan Niaga Jakarta Pusat per 10 Februari 2025 lalu.

Akibatnya, 2.079 karyawan tidak lagi bekerja. Bahkan, hak-hak mereka belum sepenuhnya dibayarkan oleh perusahaan.

Di satu sisi, manajemen juga belum menyatakan adanya pemutusan hubungan kerja (PHK). Hal ini membuat status karyawan menjadi tidak jelas. 

“Ternyata kawan-kawan ini posisinya tidak jelas antara di PHK atau tidak. Di sisi lain kan mereka juga membutuhkan program-program yang sudah disediakan oleh pemerintah terkait misalnya jaminan kilang kerja dan jaminan hari tua,” ucap pria yang akrab disapa Noel ini.

Karena itu, dia meminta agar manajemen Danbi Internasional segera mengambil sikap. Bila melakukan PHK, maka wajib memberikan pesangon dan hak lain yang belum seluruhnya diperoleh pekerja. 

“Yang tidak kalah penting adalah pesangon mereka, hak mereka itu gaji, gaji mereka dan status itu. Kalau seandainya PHK ini menggantung, itu juga merusak ini mereka harapan mereka,” kata dia.

“Dan ini kita sebagai negara tidak akan diam melihat kejadian ini, yang pasti itu,” tutur Noel.
 
Berdasarkan pantauan iNews.id di lokasi, Noel menyempatkan diri bertemu dan berdialog langsung dengan para buruh yang tergabung dalam Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI). Mereka juga melakukan aksi protes di halaman depan pabrik. 

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
12 hari lalu

Airlangga Ungkap Jumlah Orang Bekerja Lebih Banyak daripada PHK, Ini Data Terbarunya

13 hari lalu

Menperin Ungkap Penyebab PHK 178 Buruh di Cimahi, Ternyata Ini Biang Keroknya

13 hari lalu

Pabrik Garmen 30 Tahun di Cimahi Tutup Permanen, Ratusan Buruh Kena PHK Massal

18 hari lalu

Wamenaker Ungkap Peluang Kerja di Luar Negeri Masih Besar, Minta Pekerja Kuasai Bahasa Asing

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal