Dolar AS Melemah di Tengah Data Klaim Pengangguran

Aditya Pratama
Dolar AS melemah. (Foto: Antara)

NEW YORK, iNews.id - Kurs dolar Amerika Serikat (AS) melemah pada akhir perdagangan Kamis (3/12/2020) waktu setempat karena pelaku pasar mencermati angka klaim pengangguran yang baru dirilis.

Mengutip Xinhua, Jumat (4/12/220) indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, turun 0,44 persen menjadi 90,7169.

Pada akhir perdagangan New York, euro naik menjadi 1,2141 dolar AS dari 1,2099 dolar AS pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris naik menjadi 1,3449 dolar AS dari 1,3359 dolar AS pada sesi sebelumnya. Dolar Australia naik menjadi 0,7445 dolar AS dari 0,7402 dolar AS.

Dolar AS dibeli 103,96 yen Jepang, lebih rendah dari 104,55 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS turun menjadi 0,8914 franc Swiss dari 0,8960 franc Swiss, dan turun menjadi 1,2855 dolar Kanada dari 1,2921 dolar Kanada.

Klaim pengangguran awal AS, cara kasar untuk mengukur pemutusan hubungan kerja (PHK), tercatat 712.000 dalam pekan yang berakhir 28 November, lebih rendah dari perkiraan 780.000 dari ekonom yang disurvei Dow Jones. Angka tersebut menandai penurunan pertama dalam tiga minggu, tetapi masih tetap jauh di atas catatan pra-pandemi. 

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
10 jam lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp17.966 per Dolar AS, Ini Penyebabnya

14 jam lalu

BI Batasi Beli Dolar Maksimal 10.000 Dolar AS per Bulan, Ini Alasannya

2 hari lalu

Rupiah Diramal Bertahan di Level Rp18.000 per Dolar AS hingga Akhir Tahun

3 hari lalu

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, BI Ungkap Strategi Jaga Stabilitas Nilai Tukar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal