Imbal Hasil Obligasi AS Tekan Pasar Global, IHSG Rawan Profit Taking

Shelma Rachmahyanti
IHSG masih rawan profit taking. (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berada di zona merah perdagangan (9/3/2021), pagi. Indeks tertekan 0,11 persen berada di level 6.241.

Praktisi pasar modal Reza Priyambada menuturkan, IHSG masih rawan profit taking. Menurut dia, walaupun pemerintah Amerika Serikat (AS) sedang menyiapkan stimulus besar-besaran untuk memulihkan perekonomian negaranya, tetapi pelaku pasar masih mengalami kekhawatiran terkait efektivitas dari penanganan Covid-19.

“Di sisi lain kita juga mendapatkan kabar bahwa Covid-19 ini ternyata mengalami mutasi, nah ini akhirnya menimbulkan kekhawatiran bila kata vaksin yang ada saat ini itu bisa digunakan untuk mutasi Covid-19 berikutnya,” tuturnya hari ini (9/3/2021) dalam Market Opening IDX Channel.

“Nah ini kan masih menjadi kekhawatiran di pelaku pasar walaupun mungkin ada sejumlah perusahaan yang mengklaim bahwa vaksin ini aman. Kemudian vaksin ini bisa digunakan untuk Covid-19 yang mengalami mutasi, tapi di sisi lain pelaku pasar juga masih khawatir,” katanya.

Sementara itu, Reza menjelaskan, kenaikan imbal hasil US Treasury ini menekan pasar global. Menurut dia, naiknya yield obligasi memberikan gambaran bahwa tingkat risiko pelaku pasar juga mengalami kenaikan.

“Karena risiko pelaku pasar itu mengalami kenaikan maka direfleksikan dengan kenaikan yield tersebut gitu. Nah efeknya dengan kenaikan yield tersebut maka kondisi dari pasar saham global itu agak sedikit tertahan walaupun memang ada sejumlah saham-saham yang mengalami kenaikan, tapi di sisi lain tingkat risiko dari pelaku pasar itu masih ada,” tutur Reza. 

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
Keuangan
6 jam lalu

IHSG Sore Ini Parkir di Zona Merah, Turun ke 6.971

Keuangan
13 jam lalu

IHSG Pagi Ini Dibuka Menguat ke 7.001, Mayoritas Saham Berada di Zona Hijau

Keuangan
1 hari lalu

IHSG Hari Ini Ditutup Anjlok, Keluar dari Level 7.000

Keuangan
2 hari lalu

IHSG Anjlok 0,77% di Awal Pekan, 387 Saham Terkoreksi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal