Investor Pantau Data Ekonomi Terbaru, Kurs Dolar AS Melemah

Ranto Rajagukguk
Kurs dolar AS melemah. (Foto: Antara)

NEW YORK, iNews.id - Kurs dolar Amerika Serikat (AS) melemah pada akhir perdagangan Rabu (1/7/2020) waktu setempat. Pasalnya, para pelaku pasar mencermati sejumlah data ekonomi.

Mengutip Xinhua, Kamis (2/7/2020), indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, turun 0,19 persen menjadi 97,2120.

Pada akhir perdagangan New York, euro naik menjadi 1,1244 dolar AS dari 1,1233 dolar AS pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris naik menjadi 1,2466 dolar AS dari 1,2390 dolar AS pada sesi sebelumnya. Dolar Australia naik menjadi 0,6913 dolar AS dari 0,6897 dolar AS.

Dolar AS dibeli 107,49 yen Jepang, lebih rendah dari 107,98 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS turun menjadi 0,9464 franc Swiss dari 0,9475 franc Swiss, dan meningkat menjadi 1,3587 dolar Kanada dari 1,3586 dolar Kanada.

Sementar itu, aktivitas ekonomi di sektor manufaktur AS tumbuh pada Juni, Institute for Supply Management (ISM) mengatakan Rabu. PMI manufaktur ISM (Purchasing Managers 'Index) mencatat 52,6 persen pada Juni, naik 9,5 persen dari Mei 43,1 persen.

Ketenagakerjaan sektor swasta AS meningkat 2,369 juta pekerjaan pada Juni, perusahaan penggajian data Automatic Data Processing melaporkan Rabu. 

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
Nasional
4 hari lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Anjlok ke Level Rp17.002 per Dolar AS

Makro
17 hari lalu

Breaking News: BI Rilis Aturan Baru Beli Dolar AS, Kini Dibatasi Maksimal 50.000 per Bulan

Keuangan
18 hari lalu

Rupiah Anjlok Tembus Rp17.000 per Dolar AS

Nasional
23 hari lalu

Purbaya Cerita Dimaki-maki Warga TikTok gegara Dolar AS Tembus Rp17.000: Kita Menilai Harus Fair

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal