Kasus Positif Covid-19 Bertambah, Dolar AS Melemah

Djairan
Dolar AS. (Foto: ilustrasi/Ant)

NEW YORK, iNews.id - Kurs dolar Amerika Serikat (AS) melemah pada akhir perdagangan Rabu (15/7/2020) waktu setempat. Pasalnya, selera investor terhadap mata uang berkurang di tengah lonjakan kasus positif virus corona di AS.

Mengutip Xinhua, Kamis (16/7/2020), indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, turun 0,18 persen menjadi 96,0879.

Pada akhir perdagangan New York, euro meningkat menjadi 1,1405 dolar AS dari 1,1393 dolar AS pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris naik menjadi 1,2580 dolar AS dari 1,2555 dolar AS pada sesi sebelumnya. Dolar Australia naik menjadi 0,6998 dolar AS dari 0,6968 dolar AS.

Dolar AS dibeli 106,95 yen Jepang, lebih rendah dari 107,20 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS naik hingga 0,9455 franc Swiss dari 0,9391 franc Swiss, dan jatuh ke 1,3508 dolar Kanada dari 1,3621 dolar Kanada.

"Virus itu sekarang membuat dolar AS kehilangan perannya sebagai tempat yang aman karena krisis telah menghantam AS," Antje Praefcke, analis di Commerzbank Research, mengatakan dalam sebuah catatan, Rabu.

Lebih dari 3,46 juta positif Covid-19 telah dilaporkan di AS, dengan hampir 137.000 kematian, pada Rabu sore.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
Nasional
3 hari lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Anjlok ke Level Rp17.002 per Dolar AS

Makro
16 hari lalu

Breaking News: BI Rilis Aturan Baru Beli Dolar AS, Kini Dibatasi Maksimal 50.000 per Bulan

Keuangan
17 hari lalu

Rupiah Anjlok Tembus Rp17.000 per Dolar AS

Nasional
22 hari lalu

Purbaya Cerita Dimaki-maki Warga TikTok gegara Dolar AS Tembus Rp17.000: Kita Menilai Harus Fair

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal