JAKARTA, iNews.id - Rupiah diestimasikan akan bergerak pada kisaran support 13.675 dan resistance 13.640. Pergerakan rupiah yang dapat memanfaatkan pelemahan laju dolar Amerika Serikat (AS) diharapkan masih dapat berlanjut agar arah pergerakan rupiah dapat kembali berlanjut.
"Rupiah masih memiliki peluang untuk dapat bergerak naik tipis. Tetap cermati dan waspada jika terjadi pembalikan arah dari Rupiah," kata Analis Binaartha Sekuritas, Reza Priyambada dalam riset tertulisnya, Selasa (27/2/2018).
Berbeda dengan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), pada pergerakannya Rupiah mampu melanjutkan kenaikannya. Meredanya aksi beli pada dolar AS membuat pergerakan dolar AS cenderung melemah tipis.
Kondisi tersebut dibarengi dengan turunnya sejumlah imbal hasil obligasi AS seiring mulai diterimanya potensi kenaikan suku bunga The Fed seiring makin pulihnya ekonomi AS.
Di sisi lain, suksesnya penerbitan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) dengan cara Private Placement dengan nilai nominal Rp500 miliar turut berimbas positif pada Rupiah.