Pemerintah Evaluasi Kinerja Bank Penyalur FLPP, Performa Kurang Baik Kuota Dialihkan

Antara
Pemerintah mengevaluasi kinerja bank pelaksana penyalur dana Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah melalui Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengevaluasi kinerja bank pelaksana penyalur dana Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Bank dengan performa kurang baik, kuotanya akan dialihkan ke yang lebih baik.

Direktur Utama PPDPP, Arief Sabaruddin mengatakan tetap akan mengevaluasi kinerja bank pelaksana sejauhmana komitmennya terhadap kuota unit rumah yang disepakati saat perjanjian kerja sama dengan PPDPP.

“Bank yang menurut penilaian kami berkinerja kurang bagus dalam penyaluran dana FLPP, kuotanya akan dialihkan ke Bank yang berkinerja bagus,” ujar Arief, dalam keterangan tertulisnya yang dilansir Senin (22/6/2020).

Dia menyebutkan sejauh ini pihaknya yakin bank pelaksana dapat memenuhi target kuota hingga akhir tahun.

Saat ini, BTN masih menjadi bank pelaksana penyalur dana FLPP tertinggi sebanyak 38.177 unit atau senilai Rp3,86 triliun.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
Bisnis
4 hari lalu

BNI Bukukan Laba Rp5,6 Triliun di Kuartal I 2026

Nasional
5 hari lalu

3.000 Rumah Subsidi Dibangun di Papua Tahun Ini, Pemerintah Libatkan Pengusaha Lokal

Nasional
10 hari lalu

Seskab Teddy Bertemu Dirut KAI-BTN, Bahas Pembangunan Rusun di Manggarai

Nasional
14 hari lalu

BNI Janji Selesaikan Pengembalian Dana Gereja Aek Nabara Rp28 Miliar dalam Sepekan

Bisnis
15 hari lalu

Maybank Indonesia Tunjuk Presiden Komisaris Baru dan Tebar Dividen Rp580 Miliar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal